Distributor Sebut Tidak Ada Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Distributor Sebut Tidak Ada Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Ilustrasi panen padi di Merauke

Metro Merauke – Distributor resmi pupuk bersubsidi di Kabupaten Merauke, Papua, PT Sarana Logistik Indonesia menampik isu kelangkaan pupuk bersubsidi di kabupaten itu.

Staf Operasional PT Sarana Logistik Indonesia, Irwan mengatakan, tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi, hanya kuotanya yang tidak mencukupi.

“Bukannya langka, tapi kuota pupuk yang tersedia tidak sebanding dengan kebutuhan menanam,” kata Irwan kepada sejumlah wartawan, Minggu (27/8).

Ia membenarkan belum lama ini pemerintah setempat dan aparat keamanan melakukan inspeksi mendadak, untuk memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di Merauke.

Menurutnya, kini masih tersisa 752,75 ton berbagai jenis pupuk di gudang distributor yakni jenis urea 35,50 ton, NPK 131,25 ton, organic 204 ton, SP36 345 ton dan ZA 37 ton.

Ia memastikan, jumlah pupuk bersubsidi yang tersisa 752,75 ton tidak akan mencukupi kebutuhan tanam dimusim gadu tahun ini. Namun pihaknya tidak memiliki kewenangan meminta tambahan kuota, karena menjadi ranah dinas terkait.

Kuota pupuk bersubsidi tahun ini untuk Merauke sebanyak 7900 ton. Jumlah itu lanjut dia, jauh dari kebutuhan sesuai RDKK yakni sebanyak 34 ribu lebih.

“Dari provinsi sempat menambah 100 ton sehingga totalnya 8000 ton. Tentu jumlah itu kurang dari kebutuhan menanam,” ujarnya.  (Nuryani/Arjuna)

Advertisement