BMKG Nyatakan 15 Titik Panas Terpantau di Merauke

BMKG Nyatakan 15 Titik Panas Terpantau di Merauke

Yunita, petugas BMKG Merauke

Metro Merauke – Satelit Tera dan Aqua Stasiun Badan Meterologi Klimatologi dan Geofiska (BMKG) Kabupaten Merauke, Papua memantau 15 titik panas di sejumlah wilayah di daerah itu.

Jumlah itu dinilai berkurang dibanding lima hari sebelumnya, 21 Agustus yang mencapai 193 lebih titik panas.

“15 titik panas yang terpantau di wilayah Merauke, Kamis (14/8), diantaranya di Distrik Kurik, Okaba, Naukenjerai, Waan hingga Tabonji. Dengan tingkat kepercayaan menengah sekitar 50-70 persen,” kata Yunita, petugas BMKG Merauke, Jumat (25/8).

Menurutnya, Juni merupakan masa peralihan atau pancaroba dari musim hujan kemusim kemarau. Kondisi ini berpotensi terjadinya kebakaran, mengingat curah hujan kini sangat kecil.

BMKG meminta masyarakat untuk waspada dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

BMKG mencatat, untuk wilayah Merauke kini sudah memasuki musim kemarau, dimana kondisi dominannya suhu udara disiang hari 30-32 derajat, malamnya suhu udara 20-24 derajat. Kelembaban udara disiang hari tergolong kering 50-70 persen.

“Adanya tekanan tinggi dari Australia menuju tekanan rendah dibelahan bumi utara akibatkan kondisi angin lebih kencang untuk wilayah Merauke, karena Merauke dilewati angin dari Asutralia dan hal itu yang menyebabkan pada  malam hari terasa cukup dingin,” ucapnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement

1 komentar