Pura-pura Melamar Jadi Sopir, Wahyu Curi 8 Mobil Sejak 2015

Pura-pura Melamar Jadi Sopir, Wahyu Curi 8 Mobil Sejak 2015

Rilis penangkapan pelaku pencurian mobil di Polres Jaksel | Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom

Metro Merauke – Wahyu Andira alias Andi Mulya (36) ditangkap anggota Polres Jakarta Selatan atas kasus pencurian mobil. Sejak 2015, Wahyu mencuri sebanyak delapan unit mobil.

“Tersangka kita amankan, berinisial W. Modusnya, tersangka sudah beberapa kali melakukan tindak pidana tersebut dari tahun 2015 dengan delapan mobil yang berhasil digelapkan,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Bismo Teguh Prakoso di kantornya, Jalan Wijaya II, Kebayoran Lama, Jaksel, Kamis (24/8).

Modus yang diunakan Wahyu yaitu pura-pura melamar sebagai sopir. Wahyu memalsukan kartu identitas dari KTP, SIM sampai surat tanda kelakuan baik untuk menyamarkan dirinya. Setelah diterima bekerja, dia membawa kabur mobil tersebut.

“Dia berpura-pura bahwa dia sopir sungguhan tapi faktanya kendaaraan tersebut 2-3 hari (kemudian) dibawa kabur,” ujarnya.

Wahyu mengaku mencuri mobilnya di Jakarta Selatan sebanyak 3 kali. Selain itu, diketahui pelaku juga pernah mencuri di Jakarta Barat.

Mobil hasil curiannya kemudian dijual di luar Jakarta. “(Dijual) ke Jawa. Ke berbagai kota,” ucap dia.

Bismo mengatakan, peristiwa ini terungkap saat pelaku mencuri mobil majikannya jenis Ford Everest pada Senin (31/7). Wahyu yang menyamar sebagai Edy Sudijono mengantarkan majikannya ke Mal Gandaria.

“Laporan polisi yang kita tangani, tersangka ini ikut dengan korban dibawa ke bandara dan ke Gandaria City. Pelaku membawa mobil tersebut dan kita berhasil tanggkap,” tutur Bismo.

Pelaku ditangkap pada Minggu (20/8) kemarin. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 372 KUHAP dengan ancaman 4 tahun penjara. (jbr/idh)

Sumber: Detik

 

Advertisement