Diduga Dana Kampung di Merauke Diselewengkan

Diduga Dana Kampung di Merauke Diselewengkan

Ketua Komisi A DPRD Merauke, Moses Kaibu

Metro Merauke – Legislator Kabupaten Merauke, Papua menduga ada penyelewangan dana kampung pada sejumlah kampung di kabupaten itu.

Ketua Komisi A DPRD Merauke, Moses Kaibu mengaku, memiliki bukti dan data akurat terkait dugaan itu.

Katanya, jika Pemkab Merauke tidak mengambil tindakan tegas terhadap kepala kampung yang bermasalah dalam pengelolaan dana kampung, ia tidak akan segan-segan melaporkan temuannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Data saya akurat. Sempat saya laporkan kepada bupati. Jika tidak diberhentikan, saya akan buat laporan ke KPK,” katanya saat memimpin rapat pansus dewan yang dihadiri Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Derah dan Plt. Badan Pendapatan Daerah di ruang sidang DPRD Merauke, Kamis (24/8).

Moses mengatakan, untuk meminimalisir penyelewengan, pemerintah harus tegas dalam pengawasan penggunaan dana kampung.

Dana ini sudah digulirkan selama dua tahun belakangan. Setiap kampung mendapat alokasi dana miliaran rupiah. Nominal itu berpotensi menyebabkan penyimpangan dalam pemanfaatan.

Katanya, ia menemukan ada oknum kepala kampung yang diduga melakukan penyimpangan penggunaan dana kampung. Kepala kampung itu berbulan-bulan berada di kota.

“Bahkan kalau dana cair, ada kepala kampung yang pakai mobil pangkalan, sementara rakyat sedang menunggu dana itu. Ini sangat disayangkan sekali. Ada kepala kampung yang memiliki hutang sampai ratusan juta,” ujarnya.

Menurut Moses, dari pantauannya, sejumlah pembangunan fisik di kampung tidak bersumber dari dana ADD/ADK, namun dana dari pemerintah.

“Sedangkan dari ADD yang sudah berjalan dua tahun, tidak ada fisiknya secara baik. Tapi laporan diatas kertas bagus.”

Sebagai upaya memberi efek jera kepada para kepala kampung yang menyalahgunakan dana kampung, ia berencana melapor secara resmi kepada KPK. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement