5 Penyebab Utama Menantu dan Mertua Nggak Bisa Akur

5 Penyebab Utama Menantu dan Mertua Nggak Bisa Akur

Foto: Copyright thinkstockphotos.com

Metro Merauke – Memang nggak semua menantu dan mertua itu bagai kucing dan anjing. Ada kok mertua dan menantu yang selalu harmonis. Cuma dalam sejumlah kasus, menantu dan mertua itu pasti pernah berselisih atau berkonflik.

Kira-kira apa yang membuat menantu dan mertua itu bisa berselisih? Yuk, coba kita bahas di sini. Mungkin ini juga jawaban kenapa kamu dan mertua kadang bisa sampai perang dingin.

Tuntutan Mertua Terlalu Tinggi
Mertua ingin menantu memenuhi semua standar dan harapannya yang begitu tinggi. Di sini pihak mertua menuntut banyak hal pada menantu. Komunikasi pun tidak dilakukan dengan baik. Mertua terlalu menuntut, menantu merasa tertekan. Sehingga perselisihan sedikit saja bisa menciptakan konflik yang cukup besar.

Salah Satu Pihak Terlalu Mendominasi
Entah itu dari pihak mertua atau menantu, salah satunya terlalu mendominasi. Salah satu pihak menjadi pengendali atas banyak hal. Mengatur banyak hal sendiri tanpa kompromi. Sehingga ada ketimpangan di sini dan membuat salah satu pihak merasa dirugikan.

Saling Membanding-Bandingkan
Biasanya saat kita dibanding-bandingkan dengan orang lain, kita akan merasa tersinggung bahkan sakit hati. Jika dalam hubungan menantu-mertua ada sikap saling membandingkan, maka besar kemungkinan salah satu pihak akan merasa tersinggung dan terluka. Perkara yang sepele pun jadi besar karena komunikasi yang keliru.

Rasa Cemburu
Yup, rasa cemburu juga bisa membuat hubungan menantu dan mertua susah akur. Mertua cemburu karena anaknya sekarang lebih peduli dengan istrinya. Menantu cemburu karena suaminya masih terlalu fokus pada ibunya. Rasa cemburu seperti ini bisa membuat hubungan jadi tidak enak, ya kan? Perlu sekali untuk bisa lebih terbuka dan respek satu sama lain.

Menantu Kurang Pengertian
Menantu yang kurang pengertian juga bisa memicu konflik hubungan antara menantu dan mertua. Bagaimana pun, mertua tetaplah orang tua kita yang perlu dihormati. Meski tidak mudah tapi pada umumnya sifat pengertian menantu sangatlah penting dan dibutuhkan agar komunikasi bisa berjalan lebih baik.

Tidak akurnya atau kurang harmonisnya hubungan menantu dan mertua bisa disebabkan oleh banyak faktor. Tapi selama bisa saling pengertian dan komunikasi dijaga dengan baik, konflik dan masalah bisa dicegah.

Kalau kamu sendiri bagaimana, ladies? Bagaimana hubunganmu dengan mertua? Semoga tetap akur dan baik-baik saja, ya. (vem/nda)

Sumber: Vemale

Advertisement