Kuli Bangunan Berlengan Satu Asal China Ini Viral di Dunia Maya

Kuli Bangunan Berlengan Satu Asal China Ini Viral di Dunia Maya

Kuli bangunan bertangan satu yang menjadi viral di dunia maya | Foto: We Chat

Metro Merauke – Memiliki keterbatasan pada anggota tubuh tak menghalangi pekerja konstruksi alias kuli bangunan China bernama Tao Jinjin ini bekerja. Meski hanya memiliki 1 lengan, ia dapat melakukan apa yang sebagian besar rekan kerjanya lakukan di tempat pembangunan.

Berkat kegigihannya, seperti dikutip dari Asia One, Selasa (22/8), Tao pun menjadi terkenal dan viral di media sosial. Hampir 800.000 orang menonton unggahan video saat ia bekerja membawa batu bata di tempat kerja.

Pria berusia 24 tahun yang tinggal di Shijiazhuang, di Provinsi Hebei, China Utara itu kehilangan tangan kanannya dalam sebuah kecelakaan delapan tahun lalu.

Pasca-musibah tersebut, masa pemulihan Tao terasa lama dan menyakitkan. Tapi ia segera bangkit dan bekerja sebagai kuli bangunan sebagai pembawa batu bata dan dinding plesteran.

“Aktivitas selama tiga menit yang dilakukan orang lain, membutuhkan waktu 10 menit bagiku,” kata Tao saat pertama kali bekerja sebagai kuli bangunan enam tahun lalu.

Saat bekerja, Tao mendorong gerobak dua roda dengan satu tangannya. Peluh pun membanjiri wajah dan tubuhnya.

Tao mengaku tak mau dikasihani atas segala keterbatasannya. Ia justru ingin membuktikan bahwa dirinya masih bisa melakukan hal yang sama seperti orang normal pada umumnya.

Dua tahun lalu, seorang teman menunjukkan kepadanya sebuah aplikasi yang memungkinkannya mengupload video dirinya di tempat kerja. Ia lalu mengunggah rekaman pertamanya, dan mendadak populer.

Kini setiap postingan videonya kerap ditonton banyak orang. Alhasil, Tao pun secara teratur melakukan siaran langsung melalui aplikasi berbagi video itu setidaknya sekali sehari.

Kendati demikian, Tao mengaku tak berusaha menjadi terkenal secara online. Ia hanya berupaya membuktikan dirinya sama kuat seperti mereka yang lebih sempurna secara fisik.

Tao mengatakan dia mendapatkan kekuatan dari dukungan yang dia dapatkan secara online. Dirinya pun mengilhami banyak orang lain untuk bekerja lebih keras dan mencoba mengubah takdir mereka sendiri.

Dari pekerjaannya sebagai kuli bangunan, Tao berpenghasilan 100 yuan berkisar Rp 200 ribu per hari. Sementara berkat pertunjukan live-streaming-nya, ia bisa meraih pendapatan bulanan mencapai 8.000 yuan atau sekitar Rp 16 juta.

Tao berencana menikah dan menjadi seorang ayah suatu hari nanti. Dia ingin melakukan semua yang bisa dilakukan untuk mengubah takdirnya, daripada hanya menjadi kuli bangunan. (Tanti Yulianingsih)

Sumber: Liputan6

Advertisement