3 Tahun Gali Bukit Agar Jadi Jalan, Kisah Pria Difabel Ini Menyentuh Hati

3 Tahun Gali Bukit Agar Jadi Jalan, Kisah Pria Difabel Ini Menyentuh Hati

Foto: Copyright odditycentral.com

Metro Merauke – Namanya Melethuveettil Sasi. Usianya telah mencapai 63 tahun. Ia merupakan pria India yang kisahnya begitu menginspirasi dan menyentuh hati. Dikutip dari laman odditycentral.com, walau Sasi adalah pria penyandang cacat atau difabel, ia berhasil melakukan perubahan besar di lingkungannya. Ia berhasil membuat jalan yang dianggap tidak pernah mungkin terbuat sebelumnya oleh orang lain.

Sasi berhasil membuat jalan lurus membelah bukit di depan rumahnya agar memudahkannya sampai di desa tetangga lebih cepat. Selama tiga tahun terakhir, walau separuh tubuhnya lumpuh, dengan penuh semangat dan kesungguhan Sasi telah menggali bukit sepanjang 200 meter yang ada di depan rumahnya dengan peralatan sederhana. Galiannya tersebut akhirnya bisa berubah menjadi jalan untuk warga.

Jalan yang dibuat oleh Sasi | Foto: Copyright odditycentral.com

Dulu banyak warga yang mengejek Sasi dan meragukan idenya untuk membuat jalan dengan membelah bukit. Banyak tetangganya yang menertawakan dan menentangnya. Namun hal ini tak membuat Sasi patah semangat. Ia justru membuktikan pada orang lain bahwa apa yang dilakukannya akan menuai keberhasilan suatu saat nanti.

Mengenai Sasi, dulu ia merupakan seseorang yang sehat secara fisik maupun psikis. Sejak usia 15 tahun, ia bekerja sebagai pemetik buah kelapa. Ia juga tak menyandang difabel seperti saat ini. Sayang, di suatu hari 18 tahun yang lalu, ia terjatuh dari atas pohon kelapa. Separuh tubuhnya mengalami kelumpuhan.

“Saya pandai memanjat pohon, tapi hari itu, entah bagaimana saya terjatuh. Tubuh saya tergelincir hingga membuat separuh tubuhku lumpuh. Kaki dan tangan saya patah. Berhari-hari, berbulan-bulan saya hanya bisa menghabiskan waktu saya di tempat tidur,” ungkap Sasi.

Setelah dirawat cukup lama, Sasi perlahan pulih. Walau pulih, sayangnya insiden tersebut menyisakan separuh tubuhnya tetap lumpuh. Meski kondisinya tak seprima dulu lagi, Sasi tetap ingin bekerja sebagai tulang punggung keluarga. Ia mengajukan permohonan ke pemerintah setempat agar diberi pinjaman untuk membeli motor roda 3 yang akan dipakainya ke kota berdagang. Menyedihkan, ia justru menjadi bahan tertawaan banyak orang dan tak ada satu pun yang berbaik hati memberikan pinjaman.

Sasi berusaha sekuat tenaga untuk membuat jalan membelah bukit ini | Foto: Copyright odditycentral.com

Sejak saat itulah, Sasi bertekad membuat jalan lewat bukit agar memudahkannya lebih cepat ke pergi ke desa tetangga. Setiap hari selama 3 tahun terakhir, ia menggali bukit sedikit demi sedikit saat pagi dan sore hari. Mengagumkan, usaha yang dilakukan Sasi tidak sia-sia. Jalan pintas yang membelah bukit pun akhirnya terbuat.

Setelah kisah mengenai Sasi beredar luas di sosial media, ia pun kini bisa memiliki kehidupan yang lebih baik. Ia dan keluarganya juga telah memiliki motor roda tiga. “Tidak ada usaha yang sia-sia. Tidak ada doa yang tidak didengar olehNya,” ungkap Sasi. (vem/mim)

Sumber: Vemale

Advertisement