Warga Papua Senang Diundang Rayakan HUT RI di Istana Negara

Warga Papua Senang Diundang Rayakan HUT RI di Istana Negara

Masyarakat perwakilan dari Biak, Papua, menghadiri perayaan HUT RI di Istana Merdeka | Foto: Debbie Sutrisno

Metro Merauke – Dalam perayaan hari kemerdekaan Republika Indonesia yang ke-72, Istana Negara mengundang sejumlah kalangan mulai dari duta besar, pejabat negara, hingga masyarakat. Tak terkecuali masyarakat yang ada di pelosok daerah ikut diundang menghadiri acara tahunan ini.

Fredik Kre, warga dari Biak provinsi Papua merasa senang dengan diundangnya dia untuk datang ke Istana Negara dalam perayaan kemerdekaan Indonesia. Ini merupakan yang pertama kali dia bisa melakukan upacara di kota lain.

“‎Ya biasanya kami hanya upacara biasa saja di Biak. Saya berterimakasih bisa diundang ke sini (Istana Negara),” kata Fredik, Kamis (17/8).

Fredik yang datang bersama delapan orang lainnya dari beberapa daerah di Papua diundang dalam acara karena berhasil memenangkan lomba administratif yang diadakan oleh pemerintah. Berkat kerja sama masyarakat dalam bergotong royong, akhirnya daerah Biak menjadi juara.

Dalam menghadiri acara akbar ini, Fredik dan perwakilan dari Papua kompak menggunakan pakaian batik dengan motif burung cedrawasih. Sebagai pelengkap, Fredik juga menggunakan hiasan mirip burung cedrawasih di kepalanya.

Dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI kali ini ara tamu undangan diminta untuk mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Nuansa keberagaman kebudayaan pun sangat kental terlihat dalam perayaan kali ini.

Tak hanya itu, bahkan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) juga diinstruksikan untuk mengenakan pakaian adat. Namun, pakaian adat yang dikenakan disarankan yang dapat mempermudah tugas Paspampres.

Sementara, di pintu gerbang Istana Negara juga tampak dihiasi oleh berbagai macam hasil bumi. Seperti jagung, umbi-umbian, padi, kacang, dll. Tampak pula panggung kesenian yang menampilkan musik gamelan Jawa. (Debbie Sutrisno)

Sumber: Republika

Advertisement