Golkar Bangga Dengan Perhatian Tito Ke Papua

Golkar Bangga Dengan Perhatian Tito Ke Papua

Tito Karnavian | Foto: Net

Metro Merauke – Ketua Fraksi Golkar DPR Robert Joppy Kardinal bahagia menyaksikan perhatian besar Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada Papua dan Papua Barat. Di zaman Tito, Polri membangun Mapolda Papua Barat, membangun Sekolah Polisi Negara (SPN), dan Rumah Sakit (RS) Polri bagi masyarakat Papua Barat.

“Saya apresiasi kebijakan Kapolri mendirikan SPN dan RS Polri di Papua Barat. Saya sangat mendukung kebijakan ini karena memang sangat dibutuhkan tambahan rumah sakit yang benar-benar profesional dan SPN sehingga putra-putri Papua Barat tidak perlu harus ke luar Papua Barat untuk sekolah menjadi polisi,” kata Robert, Senin (14/8).

Sebelum ini, kata Robert, putra-putri Papua Barat harus hijrah sampai ke Jawa untuk sekolah menjadi polisi.
“Keberadaan SPN ini sangat berarti bagi putra-putri Papua sehingga tak harus ke luar Papua Barat. Kalau keluar Papua, memerlukan biaya sangat tinggi,” ucap politisi asal Papua Barat ini.

Menurutnya, pembangunan RS dan SPN ini juga akan memajukan Papua Barat. Dengan pembangunan itu, pertumbuhan ekonomi masyarakat di Papua Barat akan lebih baik.

Yang lebih membanggakan Robert, Mapolda Papua Barat nantinya akan menjadi kantor kepolisian daerah terbesar di Indonesia. Hal itu, kata Robert, menunjukkan bahwa Kapolri memiliki perhatian yang sangat besar ke Papua Barat.

Dia meyakini, perhatian ini berdasar pengalaman Tito yang pernah menjabat Kapolda Papua dari 21 September 2012 hingga 16 Juli 2014.

“Semoga dengan adanya kantor Mapolda baru ini ditambah RS dan SPN ini akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ini patut kita apresiasi. Mungkin karena pengalaman beliau yang pernah jadi Kapolda Papua sehingga tahu bagaimana sulitnya Papua dan Papua Barat. Masyarakat Papua beruntung punya Kapolri yang pernah bertugas di sana,” tambah dia.

Dia juga sangat bangga karena di era Tito, banyak putra-putri terbaik Papua dan Papua Barat menempati posisi strategis di Kepolisian.

“Contohnya, Kapolda Sumatera Utara sekarang dijabat putra Papua Irjen Paulus Waterpauw. Kemudian, Direktur Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Jhonny Edison Isir juga orang Papua. Sekarang, dia juga sedang mengikuti tes ajudan Presiden. Kemudian, ada dua sampai tiga Kapolres di Jawa dijabat anak Papua-Papua Barat. Ini perlu kita apresiasi. Ini bukti betapa cintanya Kapolri kepada Papua-Papua Barat,” tambah dia. (ian)

Sumber: Politik.rmol

 

Advertisement