Uskup Agung Merauke: Investor Perlu Menghargai Masyarakat Adat

Uskup Agung Merauke: Investor Perlu Menghargai Masyarakat Adat

Uskup Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra

Metro Merauke – Uskup Agung Merauke, Papua, Mgr. Nicolaus Adi Seputra meminta kepada investor menghormati dan menghargai masyarakat adat, pemilik ulayat.

Ia mengatakan, jika ada investasi  perkebunan kelapa sawit yang dibuka, perlu memperhatikan berbagai larangan mulai dari tempat sakral maupun lahan yang menjadi “nafas” kehidupan masyarakat adat setiap hari.

“Saya kira masyarakat adat sangat dekat dengan alam, sehingga harus tetap dihormati apa yang menjadi hak-haknya, terutama berkaitan dengan hutan yang dijaga serta dilindungi selama ini,” katanya kepada wartawan, Senin (14/8).

“Cara dan pola berpikir mereka, tidak bisa disamakan dengan orang lain, sehingga tidak salah ketika mereka bersuara agar hutannya harus tetap dijaga dan dilindungi dengan baik,” ujarnya lagi.

Untuk itu lanjut dia, investor perlu dapat menjembatani dengan baik agar gerak irama sejalan dengan tujuan yang diharapkan.

“Saya berharap masyarakat tetap dihargai. Itu paling penting, agar mereka juga merasa ikut diperhatikan,” ucapnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement

1 komentar