Jalan Rusak Hambat Distribusi Bapok di Boven Digoel

Jalan Rusak Hambat Distribusi Bapok di Boven Digoel

Wakil Bupati Boven Digoel, Chaerul Anwar

Metro Merauke – Rusaknya jalan Trans Papua berdampak pada terhambatnya distribusi bahan pokok (bapok) di Kabupaten Boven Digoel, utamanya dari ibu kota kabupaten ke distrik.

Akibatnya, terjadi kenaikan harga bapok di beberapa distrik. Misalnya harga beras di Distrik Mindiptana yang perkilogramnya kini menembus harga Rp20.000.

Wakil Bupati Boven Digoel, Chaerul Anwar saat dikonfirmasi Metro Merauke via seluler membenarkan adanya kenaikan harga barang. Menurutnya, penyebabnya karena kondisi jalan yang kini rusak parah.

“Sebenarnya stok bapok aman, hanya saja dalam pendistribusian terhambat karena infrastruktur jalan saat ini rusak berat,” katanya, Rabu (9/8).

Katanya, perbaikan infrastruktur jalan harus menjadi prioritas pemerintah pusat untuk memperlancar arus barang dan manusia, termasuk pendistribusian komoditas bahan pokok menjadi lancar.

“Jalan yang rusak ini lebih karena cuaca dan masalah ini bukan menjadi tanggungjawab pemkab setempat sendiri. Tanggungjawab terbesar ada pada pemerintah pusat. Kami sudah menyampaikan permasalahan ini berkali-kali,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi menekan melonjaknya harga barang, ia meminta sementara waktu para distributor atau pedagang menggunakan alternatif pengiriman bapok lewat jalur transportasi sungai. (Nuryani/Arjuna)  

 

Advertisement