Penyaluran Bantuan Pertanian Menunggu Tandatangan Kontrak

Penyaluran Bantuan Pertanian Menunggu Tandatangan Kontrak

Anggota Komisi IV DPR RI, H.Sulaeman L Hamzah saat mengadakan pertemuan dengan sejumlah Kepala Dinas di Kabupaten Merauke

Metro Merauke – Belum dilakukannya penandatangan kontrak dan ada daerah yang belum melengkapi data menyebab penyaluran peralatan pertanian dari Kementerian Pertanian ke daerah-daerah, termasuk ke Kabupaten Merauke, Papua belum terealisasi.

Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L Hamzah mengakui keterlambatan penyaluran alat pertanian yang semula direncanakan akhir Juni telah tiba di Papua.

Ia meminta masyarakat tidak khawatir dan tetap bersabar, karena dimungkinkan penyaluranan bantuan alat pertanian sudah dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Sebenarnya bukan cuma di Merauke yang terlambat, alasan belum bisa dikirim ke sini karena kontrak belum ditandatangani. Jika sudah selesai, baru bisa diangkut oleh rekanan,” katanya kepada sejumlah wartawan, Selasa (8/8).

Ia menyebut, alokasi bantuan alat pertanian ke Papua mencapai 200 unit dengan jenis yang bervariasi. Peralatan itu akan dibagikan secara gratis kepada para kelompok tani yang telah terdata.

Petani Merauke rencananya akan menerima 95 unit berupa traktor, pompa air, multi traktor hingga alat penanam padi.

“Kami akan terus memantau sampai bantuan peralatan pertanian itu tersalurkan dan diterima langsung masyarakat. Yang pasti, semua bantuan itu gratis,” ujarnya.

Ia mengajak petani Merauke tetap bersemangat dalam mengolah lahan pertanian untuk mendukung kemajuan daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Lewat bantuan alat pertanian, diharapkan semakin memajukan Kabupaten Merauke dalam sektor pertanian.

“Untuk pengawasan dalam pemanfaatan peralatan pertanian, kami berharap ada sinergitas dan kerjasama instansi terkait untuk sama-sama bertanggungjawab mengawasi pengelolaan peralatan,” ucapnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement