Miris, Tak Mau Hidupnya Terbebani Ibu Ini Simpan Bayinya di Freezer

Miris, Tak Mau Hidupnya Terbebani Ibu Ini Simpan Bayinya di Freezer

Foto: Copyright bhawnawrite.blogspot.co.id

Metro Merauke – Lahirnya seorang bayi di kehidupan seorang wanita tentunya bisa membuat hidup wanita tersebut jadi makin bahagia dan bersyukur. Namun sayang, rupanya tidak sedikit wanita yang justru merasa sangat terbebani dan kebingungan ketika ia melahirkan seorang bayi. Terlebih lagi, ketika ayah bayi tersebut tidak begitu peduli pada keduanya dan tidak bertanggung jawab.

Kisah yang tragis dan miris baru saja dialami oleh seorang bayi perempuan yang baru lahir di Tarakan, Kalimantan Utara. Dikutip dari laman KapanLagi.com, bayi malang tersebut harus meninggal dunia di tangan ibunya sendiri. Yang lebih mengiris hati lagi, bayi tersebut disimpan di dalam kantong plastik di freezer di kantor pencucian mobil.

Pelaku penyimpan bayi di dalam freezer | Foto: Copyright Merdeka

Ibu bayi yang diketahui berinisial S dilaporkan sebagai pelaku penyimpan bayi di dalam freezer. Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf, kepada merdeka.com mengungkapkan, “Awalnya jasad bayi itu ditemukan siang kemarin oleh karyawan pencucian mobil saat hendak memasak. Begitu buka freezer, buka plastik warna hitam isinya bayi.

Saat ditemukan, tali pusarnya masih ada. Hasil pemeriksaan terbaru dari visum medis, bayi itu perempuan. Awalnya dikira laki-laki karena masih tertutup tali pusar. Ternyata bayi itu perempuan. Bayinya sudah membeku. Ibunya yang menyimpan bayi malang itu di freezer.”

Usut punya usut, motif penyimpanan bayi di dalam freezer ini adalah ibu bayi tak ingin terbebani dengan kelahirannya. Awalnya, ibu bayi tidak mengakui perbuatannya, namun setelah beberapa lama akhirnya mengakui kesalahannya dan mengungkapkan alasan ia menyimpan bayinya di freezer.

Tak mau hidupnya terbebani, ibu ini menyimpan bayinya di freezer | Foto: Copyright Merdeka

“Motifnya, dia dan pemilik cucian mobil menikah siri. Setelah sempat lahir anak pertama, wanita 24 tahun ini tidak bisa mengurus anak tersebut karena dia tidak tinggal bersama suami. Dia mengurus anaknya sendiri di rumah. Dia tidak mau anak keduanya lahir terlantar. Tak mau terbebani mengingat anak pertama belum punya akte, dia lakukan ini. Itu sih baru keterangan sementara ya,” jelas AKP Choirul Jusuf.

Insiden yang begitu tragis dan miris ya Ladies. Kita semua tentu berharap insiden seperti ini tak pernah terjadi lagi. Bagaimana pendapat kamu mengenai insiden ini? (vem/mim)

Sumber: Vemale

Advertisement