Kedatangan Warga PNG di Sota Tetap Dipantau

Kedatangan Warga PNG di Sota Tetap Dipantau

Plt Kepala Imigrasi Merauke, Asran Siregar

Metro Merauke – Pelaksana tugas Kepala Imigrasi Kabupaten Merauke, Papua, Asran Siregar mengungkapkan, kedatangan warga Papua Nugini (PNG) di Distrik Sota, entah hanya untuk belanja maupun kunjungan keluarga tetap dipantau secara rutin oleh petugas.

Ia mengatakan, sesuai aturan mereka wajib mengantongi pas pelintas batas, karena sudah masuk di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setiap hari, jumlah yang datang antara 11-15 orang.

“Ada yang hanya belanja kebutuhan pokok maupun mengunjungi keluarga. Kalau yang datang belanja, satu atau dua hari sudah harus pulang ke negara asal,” katanya kepada Metro Merauke, Selasa (8/8)

Jika ada yang beralasan ada urusan keluarga lanjut dia, diberikan izin tinggal  sampai 30 hari. Namun demikian, keberadaan mereka, harus diketahui. Sehingga memudahkan untuk dilakukan pemantauan.

Katanya, tugas dan tanggungjawab petugas imigrasi di Sota hanya sebatas memeriksa domumen pelintas batas serta mengawasi. Sedangkan menyangkut barang bawaan, itu menjadi kewenangan petugas kantor bea-cukai.

Disinggung jumlah petugas imigrasi di Sota, Siregar mengaku hanya dua orang. Jumlah ini masi kurang lantaran dibutuhkan minimal lima petugas, sehingga bisa bergerak ke kampung-kampung dalam wilayah Distrik Sota memantau keberadaan warga PNG.

“Kami sudah mengusulkan penambahan petugas, namun sampai sekarang belum ada jawaban. Mudah mudahan direspon dalam waktu dekat, mengingat jumlah pelintas batas dari negara PNG sudah bertambah banyak datang di Sota,” katanya.  (LKF/Arjuna)

 

Advertisement