Hanya Karena Politik, Anak-anak di Mulia Tidak Belajar

Hanya Karena Politik, Anak-anak di Mulia Tidak Belajar

Anak-anak SD di Pegunungan Tengah Papua | Foto: Grace Susetyo

Metro Merauke – Akibat situasi keamanan kurang kondusif yang disebabkan oleh kepentingan politik, aktifitas belajar mengajar di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, hingga Senin (7/8) masih belum berjalan (atau tidak berjalan) lantaran para orang tua enggan mengijinkan anak mereka untuk kembali ke sekolah.

“Masyarakat masih ketakutan untuk mengizinkan anak-anaknya ke sekolah hingga aktifitas belajar mengajar belum dapat dilakukan guna menghindari terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” terang Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Puncak Jaya Agus Fakaubun.

Kemungkinan aktifitas belajar mengajar baru efektif setelah putusan MK tentang pilkada di Puncak Jaya, kata Agus Fakaubun seraya menambahkan, dari informasi yang diterima putusan MK akan dibacakan hari Senin (7/8).

“Mudah-mudahan semua pihak mau menerima hasil tersebut sehingga situasi kamtibmas di Mulia kondusif dan kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung,” ujar Agus Fakaubun.

Sementara itum Kapolres Puncak Jay AKBP Indra Napitupulu mengakui, aktifitas belajar mengajar di Mulia masih terhenti, namun kemungkinan setelah putusan MK baru kembali aktif.

“Kegiatan belajar mengajar masih terhenti,” ujar AKBP Napitupulu seraya menambahkan walaupun demikian secara keseluruhan situasi kamtibmas masih terkendali.

Aparat keamanan masih bersiaga dan melakukan patroli, kata Kapolres Puncak Jaya AKBP Indra Napitupulu. (***/ Anwar Nasution)

Sumber: Harianpapua

 

Advertisement