Ponpes Dipalang, Kapolres Merauke akan Komunikasi dengan FKUB

Ponpes Dipalang, Kapolres Merauke akan Komunikasi dengan FKUB

Masyarakat Marind-Imbuti sedang melakukan pemalangan dengan memasang sasi di pintu masuk lokasi pembangunan ponpes serta masjid

Metro Merauke – Kapolres Merauke, Papua, AKBP Bahara Marpaung menyatakan akan berkomunikasi dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan pemerintah setempat, untuk diadakan pertemuan bersama masyarakat Marind-Imbuti, pascapemalangan di pintu masuk pembangunan pondok pesantren (ponpes) dan masjid di Jalan Dorem Kay, seputaran KPG Khas Papua, Kelurahan Samkai.

“Begitu mengetahui ada pemalangan, anggota saya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari mereka yang melakukan aksi itu,” katanya kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya Kamis (3/8).

Menurutnya, dari keterangan yang didapatkan, warga tak terima lantaran pembangunan ponpes serta masjid, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Warga baru tahu setelah fondasi dan pemasangan tiang besi sudah dilakukan.

Kapolres meminta masyarakat tidak terprovokasi dan menahan diri. “Berikan kesempatan kepada saya membangun komunikasi bersama Pemkab Merauke serta FKUB agar dilakukan pertemuan secara bersama,” ujarnya.

Ia juga meminta  kegiatan pembangunan ponpes serta masjid, dihentikan sementara waktu. “Saya kira ini solusi terbaik, sambil menunggu penyelesaian lebih lanjut,” katanya.

Menyangkut status tanah lanjut dia, ia telah meminta surat pelepasan tanah maupun sertifikat, namun sampai sekarang belum diserahkan. “Jadi, saya belum bisa berkomentar lebih jauh,” ucapnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement