Maneger: Masalah Papua Mendekati Magrib Harus Segera Selesai

Maneger: Masalah Papua Mendekati Magrib Harus Segera Selesai

Anggota Komnas HAM Maneger Nasution | Foto: Republika/ Musiron

Metro Merauke – Papua kembali berduka dengan kasus penembakan 17 warga sipil. Komisoner Komnas HAM, Maneger Nasution, menginginkan masalah Papua yang sudah menjelang Maghrib, harus segera dihentikan.

“Semampang sebelum Maghrib, di sisa-sisa waktu yang relatif tidak banyak, Presiden Jokowi sebaiknya bergegaslah memimpin penyelesaian masalah-masalah Papua. Sekali lagi bersegeralah sebelum terlambat. Masalah-masalah Papua sudah mendekati Maghrib,” kata Maneger dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/8) siang.

Dunia kemanusiaan kembali menangis dan berduka atas kembali terjadinya tragedi kemanusiaan di Tanah Papua. Kali ini terjadi penembakan di Kabupaten Deiyai. Menurut warga setempat korban tertembak sebanyak 17 orang.

Presiden Jokowi, Maneger melanjutkan, sejatinya harus kembali mengambil inisiatif dan memimpin penyelesaian kasus-kasus kemanusiaan di Tanah Papua secara dialogis, damai, menyeluruh, dan bermartabat dalam kerangka NKRI yang sejati.

Komnas HAM menyampaikan rasa belasungkawanya terhadap warga Papua, khususnya pada keluarga korban. Komnas HAM juga sangat mengutuk perbuatan itu. “Komnas HAM wajib hukumnya turun ke lapangan untuk memantau kasus tersebut,” kata Maneger.

Komnas HAM ingin agar kepolisian harus segera mengusut kasus tersebut sampai tuntas secara profesional dan independen. Siapa pun pelakunya, apa pun motifnya, dan siapa pun aktor intelektualnya, Maneger menegaskan, harus dimintai pertanggungjawaban. “Sejarah NKRI di Tanah Papua menuntut bukti. Semoga masih ada waktu,” papar Maneger. (Rahma Sulistya/ Agus Yulianto)

Sumber: Republika

 

Advertisement

2 komentar