Sejumlah Mantan Pejabat Merauke Ingin Menjadi Legislator

Sejumlah Mantan Pejabat Merauke Ingin Menjadi Legislator

Ketua DPD Partai Golkar Merauke, Herman Anitoe Basik-Basik sedang foto bersama dengan pengurusnya

Metro Merauke – Sejumlah mantan pejabat Kabupaten Merauke, Papua disebut mengincar posisi legislator pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang.

Ketua Harian DPD II Partai Golkar Kabupaten Merauke, Dominikus Ulukyanan kepada Metro Merauke, Rabu (2/8), mengatakan, ketika pendaftaran bakal caleg (calon legislatif) dari DPD II Partai Golkar Kabupaten Merauke dibuka selama sepekan dan telah resmi ditutup, tercatat sebanyak 51 orang mendaftar sebagai bakal caleg. Beberapa pendaftar merupakan mantan pejabat di kabupaten itu.

“Memang yang mendaftar selain kader, juga sejumlah mantan pejabat Merauke,” katanya tanpa menyebut siapa mantan pejabat itu.

Menurutnya, saat pendaftaran ada bakal celeg yang hanya melalui telepon. Tetapi sesuai instruksi Ketua DPD II Partai Golkar Merauke, Herman Basik-Basik, masing-masing koordinator wilayah melakukan pendekatan dan mengisi biodata.

“Nantinya setelah diisi dan dilengkapi, diserahkan kembali. Setelah semuanya dinyatakan lengkap, akan disampaikan secara resmi kepada publik agar dapat diketahui,”ujarnya.

Mekanisme selanjutnya kata dia, para bakal caleg akan mengikuti pembinaan maupun pelatihan berkaitan dengan tugas sebagai seorang anggota DPRD. Mereka juga akan diberikan penjelasan mengenai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Golkar.

“Saya harus jujur mengatakan bahwa selama ini yang terjadi adalah pengurus mempunyai kewenangan penuh menentukan calon legislatif. Bahkan, daerah pemilihan juga ikut ditentukan. Sekarang sudah tidak berlaku lagi setelah Golkar dinahkodai Pak Herman Basik-Basik,” katanya.

Para caleg dari Golkar kini diberikan kesempatan seluas-luasnya menentukan daerah pemilihan dengan disesuaikan massa yang akan memilih mereka.

Katanya tidak hanya kader partai, bakal caleg yang mendaftar juga banyak dari luar partai. Ini karena pihaknya terbuka kepada siapa saja yang ingin mendaftar. Namun akan dilihat dinamika yang terjadi kedepan untuk menentukan apakah 51 bakal caleg akan dinyatakan lolos atau akan diseleksi lagi.

“Ya, kalau anggota dewan masih 30 orang, tentunya kami kurangi caleg. Tetapi kalau ada penambahan kursi di dewan, dikurangi tetapi jumlahnya tak terlalu banyak,” imbuhnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement