Tukang Ojek Lintas Negara Raup Rp600 Ribu Perhari

Tukang Ojek Lintas Negara Raup Rp600 Ribu Perhari

Salah seorang tukang ojek lintas negara, Musa Dimar

Metro Merauke – Kurang lebih 10 orang tukang ojek yang biasa mangkal di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua mengantar warga Papua Nugini (PNG) menuju Kampung Wariabel, perkampungan terdekat PNG, setelah berbelanja sejumlah kebutuhan pokok di Sota.

Salah seorang tukang ojek lintas negara, Musa Dimar kepada Metro Merauke, Senin (1/8) menuturkan, dalam sehari ia dan rekannya tiga kali pulang pergi ke Kampung Wariabel, PNG yang jaraknya sekitar 7 kilometer, dengan waktu termpuh kurang lebih satu jam.

Biasanya kata dia, sekali mengantar penumpang ke negara tetangga itu, dibayar Rp200 ribu. Jika dalam sehari dapat mengantar penumpang warga PNG sebanyak tiga kali, penghasilan yang didapat senilai Rp600 ribu.

“Memang setiap hari pasti ada warga PNG datang belanja di Sota. Ada yang memilih jalan kaki maupun menggunakan sepeda. Tetapi ada yang menginginkan diantar sepeda motor. Mereka juga sudah tahu biaya sekali jalan,” katanya.

Setelah pulang dari kampung tersebut, pihaknya membeli ikan kakap maupun mujair, dibawa pulang untuk dijual kembali. “Kebetulan di Sota ada  orang yang biasa mengumpulkan ikan sehingga kami beli dari sana dan jual kembali,” ujarnya.

Katanya, ada beberapa rekannya sering membawa sembako seperti beras, kopi dan gula ke Kampung Wariabel untuk dijual. Itu juga sudah menjadi rutinitas setiap hari.

“Oleh karena kami masuk di negara lain, maka sudah pasti harus membawa pas pelintas batas, karena pasti dilakukan pemeriksaan oleh aparat keamanan di Negara PNG,” katanya.  (LKF/Arjuna)

Advertisement