Ketua DPRD Merauke: Puluhan Mobil Dinas Anggota Dewan Pasti Ditarik

Ketua DPRD Merauke: Puluhan Mobil Dinas Anggota Dewan Pasti Ditarik

Kendaraan dinas anggota DPRD Merauke yang akan dikembalikan kepada Pemkab Merauke, Papua

Metro Merauke – Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Papua, Fransiskus Sirfefa memastikan 24 mobil dinas yang telah diberikan anggota dewan, akan ditarik dalam waktu dekat.

Penarikan puluhan kendaraan tersebut karena tak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017. Dalam PP  diisyaratkan, anggota dewan tak berhak mendapatkan transportasi berupa kendarana dinas.

“Tunjangan transportasi memang ada. Kalau tidak salah, tiap bulan setiap anggota dewan mendapatkan antara Rp5 juta hingga Rp6 juta,” ungkap Sirfefa kepada Metro Merauke, Rabu (26/7).

Sirfefa mengaku, ia baru pulang dari Jakarta mengikuti sosialisasi tentang PP oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri). “Jelas disampaikan bahwa anggota dewan tak berhak mendapatkan mobil,” ujarnya.

Dengan demikian lanjut dia, pihaknya akan melakukan rapat interen bersama 30 anggota DPRD dan meminta  24 mobil dinas yang telah diterima dikembalikan dan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Merauke.

“Kita kembalikan, karena dari sisi aturan tak memungkinkan. Jadi, bukan karena desakan berbagai kalangan masyarakat selama ini,” katanya.

Dikatakan, pengadaan mobil dinas dewan itu dilakukan setelah ada kesepakatan bersama. Juga mempertimbangkan anggota dewan yang mengenakan jas dan mengikuti sidang ketika datang hujan, harus basah dalam perjalanan.

“Ini yang menjadi pertimbangan. Juga melihat peran dewan sangat besar dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Semua orang bisa lihat, ada kepala bagian di lingkungan pemerintah mendapatkan mobil, namun tak disoroti. Tapi begitu dewan dapat, serangan bertubi-tubi datang,” imbuhnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement