Jalasenastri Korcab XI Djat Mendapat Materi Parenting Skill

Jalasenastri Korcab XI Djat Mendapat Materi Parenting Skill

Ketua Korcab XI DJAT, Lilla Ine Surjani melaksanakan pertemuan dengan Anggota Korcab XI DJAT, Anggota Cabang I Korcab XI DJAT dan Anggota Jalasenastri Ranting-H Pasmar-1 Yonmarhanlan XI di Holding Room Mako Lantamal XI Merauke, Selasa (25/7)

Metro Merauke – Ketua Korcab XI DJAT, Lilla Ine Surjani melaksanakan pertemuan dengan Anggota Korcab XI DJAT, Anggota Cabang I Korcab XI DJAT dan Anggota Jalasenastri Ranting-H Pasmar-1 Yonmarhanlan XI di Holding Room Mako Lantamal XI Merauke, Selasa (25/7).

Pertemuan diisi kegiatan parenting skill dengan tema “Komunikasi Ok, Keluarga Bahagia” oleh Ibu Christiana Shasanti (Shasa).

Dalam paparan materinya, Shasa menyampaikan diperlukan komunikasi yang baik, benar, dan menyenangkan antara orang tuan dan anak, sehingga tercipta komunikasi dua arah.

“Namun dalam kehidupan sehari-hari, orang tua terkadang egois dan memaksakan anak menuruti kemauannya. Hal tersebut bisa membuat komunikasi antara anak dengan orang tua tidak berjalan baik sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya.

Katanya, ada 10 kekeliruan dalam komunikasi yaitu, karena terburu-buru orang tua tidak sengaja kepada anak, tidak kenal diri sendiri, lupa bahwa setiap individu itu unik, tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan, tidak membaca bahasa tubuh, tidak mendengarkan perasaan, dan kurang atau tidak punya waktu mendengar aktif.

“Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah menciptakan komunikasi benar, baik, dan menyenangkan yaitu dengan membaca bahasa tubuh, mendengarkan perasaan, mendengar aktif, mengarahkan anak untuk berpikir, memilih, dan memutuskan,” katanya.

Sementara Ketua Korcab XI DJAT, Lilla Ine Surjani menyampaikan, dalam setiap pertemuan akan diisi dengan kegiatan yang bermanfaat.

Pada kesempatan ini akan disampaikan materi parenting skill yang sangat penting dan akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, terutama mendidik anak dalam era digital kini dimana persaingan, kondisi, ancaman dan tantangan yang semakin beragam.

“Jadi komunikasi harus benar-benar berjalan dengan baik antara orang tua dengan anak. Dengan kegiatan parenting skill ini, diharapkan dapat memberikan ilmu tambahan dan mengubah pola sikap kita dalam mendidik anak, yang akan tercipta komunikasi baik, benar, dan menyenangkan,” katanya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement