Ratusan Peserta Ekspedisi NKRI 2017 Diberangkatkan ke Merauke

Ratusan Peserta Ekspedisi NKRI 2017 Diberangkatkan ke Merauke

Suasana pemberangkatan peserta Ekspedisi NKRI Koridor Papua bagian selatan 2017 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (24/7)

Metro Merauke – Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Mayjen TNI Madsuni, selaku Komandan Ekspedisi NKRI Koridor Papua bagian selatan 2017 yang diwakili Inspektur Kopasus, Kolonel Inf Arif Bukhari dan Koordinator Ekspedisi, Kolonel Inf Dwi Anggono memimpin apel pemberangkatan peserta Ekspedisi NKRI Koridor Papua bagian selatan 2017 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (24/7).

Pemberangkatan ratusan peserta Ekspedisi NKRI menggunakan kapal dan pesawat, masing-masing KRI Teluk Bintuni 520, dibawah pimpinan Mayor Cba Wahyu Nugroho membawa 500 orang dan 36 orang sebagai tim pendahulu diberangkatkan menggunakan pesawat CN-295 dari Bandara Husein Sastranegara Bandung, dibawah pimpinan Letkol Inf. Adek Candra.

Para peserta itu terdiri dari berbagai elemen bangsa, TNI, Polri, peneliti, mahasiswa, pemerintahan serta masyarakat.

Sesaat sebelum melepas peserta ekspedisi NKRI, Arif Bukhari mengatakan, Ekspedisi NKRI merupakan tugas negara dimana para peserta yang terpilih merupakan personel pilihan untuk ikut mendukung dan mensukseskan Ekspedisi NKRI Koridor Papua bagian selatan 2017.

Setibanya di Merauke nanti, para peserta akan dibagi dalam korwil yang mencakup wilayah Kabupaten Asmat, Mappi, Merauke dan Boven Digoel. “Ekspedisi NKRI merupakan wujud sinergitas dari berbagai komponen dan instansi.”

Direncanakan selama Ekspedisi NKRI 2017 berlangsung, akan diisi berbagai kegiatan berbasis masyarakat, berupa pendataan dan pemetaan sumber daya, penjelajahan, penelitian ilmiah, pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, pembangunan infrastruktur pedesaan hingga pemberdayaan masyarakat serta pelestarian alam.

Ekspedisi NKRI Koridor Papua bagian selatan tahun ini merupakan kegiatan yang ke tujuh kalinya dilaksanakan. Sebelumnya kegiatan serupa dilakukan di Bukit Barisan 2011, Khatulistiwa 2012, Sulawesi 2013, Maluku dan Maluku Utara 2014, Nusa Tenggara dan Bali 2015 dan Papua Barat 2016.(Nuryani/Arjuna)

Advertisement