PAI Merauke Bertekad Budidaya dan Lindungi Anggrek Lokal

PAI Merauke Bertekad Budidaya dan Lindungi Anggrek Lokal

Ketua DPD PAI Provinsi Papua, Yohana Tinal (baju hijau) foto bersama muspida dan pengurus DPC PAI Merauke yang telah dilantik

Metro Merauke – DPC Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Merauke, Papua bertekad membudidayakan dan melindungi anggrek khas Merauke, agar tanaman itu terhindar dari kepunahan.

Tidak kalah penting, akan dilakukan pengawasan yang ketat untuk melindungi orang membawa keluar-masuknya anggrek lokal Merauke.

Penegasan itu dikatakan Ketua DPC PAI Merauke, Rini Dewarusi Nebore Gebze dalam sambutan ketika pelantikan kepengurusan PAI periode 2015-2021, Senin (24/7), yang dilakukan langsung Ketua DPD PAI Provinsi Papua, Yohana Tinal.

Ia menyebut, secara data spesies anggrek Merauke sangat banyak. Dengan keunikan dan keindahannya, anggrek Merauke menjadi incaran para pecinta anggrek.

Tidak jarang diberbagai even perlombaan atau pameran, anggrek Merauke menjadi juara. “Sayangnya, anggrek Merauke itu bukan mewakili Merauke,” katanya.

Katanya, dengan dikukuhkannya PAI di Merauke, kepengurusan yang ada akan bekerja maskimal melakukan peningkatan kelesatarian, memajukan petani anggrek dan Oktober mendatang, PAI Merauke siap mengikuti rakornas di Jakarta.

Untuk itu lanjut Rini Gebze, yang perlu dilakukan, budidaya dan pengembangan anggrek dengan pemenuhan fasilitas memadai seperti green hous, laboratorium khusus maupun tenaga dibidangnya yang memahami tanaman anggrek. “Secara bertahap dilakukan pembenahan dan peningkatan,” ujarnya.

Sementara Ketua DPD PAI Provinsi Papua, Yohana Tinal mengharapkan, para pengurus PAI Merauke benar-benar serius dalam melestarikan dan menjaga tanaman anggrek dengan menggandeng berbagai pihak.

“Ini bukan organisasi abal-abal. DPC PAI harus meningkatkan kerjasama dengan semua pihak demi menjaga anggrek,” kata Yohana Tinal.

Yohana mencatat, sedikitnya ada 2600 spesies anggrek di Papua dari 5000an spesies di Indonesia, dan Merauke memiliki berbagai jenis anggrek yang unik dan cantik, sehingga perlu dijaga kelestariannya serta menghindari terjadinya penyelundupan anggrek. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement