105 Orang Ikut Tes Tertulis Calon Anggota Panwaslu Empat Kabupaten

105 Orang Ikut Tes Tertulis Calon Anggota Panwaslu Empat Kabupaten

Peserta seleksi berpose bersama Timsel dan utusan Bawaslu Provinsi Papua dan Bawaslu RI. | Foto: Stevanus Yogi - SP

Metro Merauke – Pembentukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di empat kabupaten: Paniai, Deiyai, Nabire dan Dogiyai, memasuki tahapan tes tertulis. Pesertanya sebanyak 105 orang.

Di Kabupaten Paniai, Tim Seleksi (Timsel) yang diketuai Martinus Pigome, menggelar tes tertulis bagi 28 orang bertempat di gedung kuliah Akper Enarotali, Paniai, hari Sabtu (22/7) kemarin.

Informasi yang didapat suarapapua.com, 28 orang tersebut ikut tahap tes tertulis setelah sebelumnya dinyatakan lolos verifikasi administrasi. Sedangkan, 38 orang lainnya gugur verifikasi administrasi.

Hasil dari tes tertulis yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 12.00 itu akan diumumkan pada Senin (24/7).

Agenda selanjutnya bagi yang lolos, akan ikut tahap berikut yakni tahap wawancara. Rencananya tanggal 1-2 Agustus mendatang.

Pantauan suarapapua.com, tes tertulis ini diuji langsung oleh timsel Kabupaten Paniai, dua orang dari Bawaslu Provinsi Papua dan dua lainnya dari Bawaslu Pusat.

Di akhir kegiatan, Timsel dan empat orang perwakilan yang datang ke Paniai, menolak untuk diwawancara wartawan.

Di Waghete, timsel yang sama juga melakukan tahapan sama untuk calon Panwas Kabupaten Deiyai. 36 orang laki-laki dan 2 orang perempuan lulus tahap pertama mengikuti ujian tertulis pada Sabtu (22/7) di Waghete.

Sementara di Nabire, Timsel Panwas Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai telah menetapkan hasil seleksi administrasi. Untuk Nabire, 22 orang. Dan, untuk Dogiyai, 17 orang.

Petrus Tekege, ketua timsel, menjelaskan, sesuai jadwal, 39 orang tersebut telah ikut tes tertulis di kampus USWIM Nabire, Sabtu (22/7).

“Hasilnya kami akan umumkan hari Senin, (24/7),” kata Tekege.

Dosen USWIM ini menambahkan, sebelum tahap tes tertulis, publik diberi kesempatan untuk menilai para calon anggota yang lolos seleksi administrasi. “Apakah terlibat dalam partai politik, pernah menjadi tim sukses, bisa sampaikan kepada timsel. Ini agar kita lihat, supaya anggota Panwas yang akan terpilih betul-betul obyektif dan sesuai syarat,” ungkapnya.

Setelah pengumuman hasil tes tertulis, imbuh Petrus, selanjutnya masuk tes wawancara (1/8) sampai dengan (2/8) mendatang. Tahap akhir ini menentukan 12 orang calon anggota Panwas Nabire dan Dogiyai.

Antusiasme warga mengikuti pencalonan Panwas cukup tinggi. Ini terlihat dari sejak awal pendaftaran dibuka Timsel di masing-masing sekretariat, 4 Juli 2017. Proses seleksi untuk empat kabupaten di wilayah Meepago dilakukan dua Timsel. Paniai dan Deiyai satu Timsel, pun dengan Nabire dan Dogiyai.

Setelah seluruh tahapan seleksi, akan ditetapkan enam nama yang selanjutnya diantar ke Bawaslu Provinsi Papua. Akan dilakukan fit and proper test untuk menetapkan tiga nama bagi setiap kabupaten/kota. Panwas ini nantinya bertugas mengawasi proses Pilkada dan Pilgub Papua 2018 serta Pilpres dan Pemilu 2019. (*** Stevanus Yogi)

Sumber: suarapapua.com

 

Advertisement