Komnas HAM Desak Pelindo Tuntaskan Pembayaran Ulayat

Komnas HAM Desak Pelindo Tuntaskan Pembayaran Ulayat

Pemilik hak ulayat bersama Komnas HAM saat berada di PT Pelindo Cabang Merauke, Papua

Metro Merauke – Kepala Bagian Dukungan Pemantauan dan Penyidikan Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Imelda Saragih bersama tiga stafnya mendatangi PT Pelindo Cabang Merauke, Papua, Jumat (21/7).

Tim Komnas HAM didampingi sejumlah masyarakat pemilik tanah ulayat pelabuhan, maupun Bandara Mopah Merauke yang dipimpin Hendrikus Hengky Ndiken. Kedatangan tim diterima Manager Operasi PT Pelindo, Silas Warafandu.

Kepada Metro Merauke, Imelda mengatakan, pihaknya mendesak PT Pelindo segera berkoordinasi dan membangun komunikasi bersama Pemkab Merauke, sehingga pembayaran ganti rugi tanah di dua lokasi berbeda segera direalisasikan.

“Saya berikan pressure demikian, karena pemilik hak ulayat telah memberikan ancaman kalau, Senin depan mereka akan melakukan pemalangan pelabuhan maupun bandara, karena terjadi tarik ulur pembayaran,” ujarnya.

Dalam pertemuan, ia juga meminta Bupati Merauke, Frederikus Gebze menyikapi dengan serius masalah pembayaran ganti rugi tanah ulayat. Katanya, kuncinya adalah mengundang pemilik hak ulayat dan dibicarakan kembali dengan baik.

“Selain melakukan dialog bersama sejumlah pihak, kami juga melakukan peninjauan lapangan di pelabuhan maupun bandara. Itu dengan tujuan melihat kondisi sesungguhnya,” katanya.

Nantinya lanjut dia, hasil wawancara dengan sejumlah pihak termasuk pemilik hak ulayat, akan dianalisis dan dibuat kesimpulan oleh Komnas HAM. Selanjutnya dikeluarkan rekomendasi untuk diteruskan ke Kementerian Perhubungan serta DPR RI.

Salah seorang pemilik tanah ulayat Pelabuhan Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken meminta, baik PT Pelindo maupun pemerintah setempat, tidak saling melempar tanggungjawab.

“Kami butuh kepastian penyelesaian pembayaran tanah, karena perjuangan ini sudah bertahun-tahun dilakukan. Hari ini saya harus buka agar Tim Komnas HAM mendengar secara langsung,” ucap Ndiken. (LKF/Arjuna)

Advertisement