Pencarian Korban Speedboat Tenggelam Dihentikan

Pencarian Korban Speedboat Tenggelam Dihentikan

Konferensi pers tim SAR Merauke yang menghadirkan keluarga korban speedboat yang tenggelam di Laut Kondo, Merauke, Papua dan belum ditemukan

Metro Merauke – Tim SAR secara resmi menyatakan menghentikan pencarian terhadap korban speedboat yang tenggelam di perairan laut Kondo, Kabupaten Merauke, Papua, pekan lalu. Pencarian dihentikan terhitung sejak, Rabu (19/7), setelah tim gabungan melakukan pencarian selama sepekan.

Kepala Kantor SAR Merauke, Heri Ari Purnomo dalam konferensi pers yang dihadiri keluarga korban di Kantor SAR Merauke, Rabu (19/7) sore mengatakan, sesuai protap, setelah pencarian dilakukan selama sepekan, apapun hasilnya, meski korban belum ditemukan, pencarian akan dihentikan.

“Meskipun begitu, kami tidak berhenti sampai disini. Koordinasi dengan semua pihak, terutama masyarakat nelayan akan tetap kami lakukan untuk memantau keberadaan para korban,” katanya.

Menurutnya, dalam pencarian selama sepekan, selain melibatkan personel Tim SAR, juga TNI Angkatan Laut, TNI AD dan kepolisian. Semua pihak telah berupaya semaksimal mungkin mengerahkan tenaga, waktu, pikiran dan biaya untuk mencari para korban.

Pihaknya berharap keluarga Slamet, David, Irwan dan Bagio, korban yang belum diketahui keberadaannya, terus berdoa agar mereka segera ditemukan.

“Kita hanya bisa berusaha, Tuhan yang menentukan. Musibah dan bencana tidak bisa direncanakan dan orang meninggal tidak harus tua atau sakit,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kabid Ops SAR, Suparman menjelaskan, selama pencarian, pihaknya tidak menemukan titik kordinat yang pasti terhadap kecelakaan tersebut. Tidak ada bangkai speedboat yang ditemukan di lokasi kejadian. Akibatnya, pencarian berpatokan pada lokasi jenazah korban yang sudah ditemukan.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Merauke, Sonny Betaubun mengatakan, selama ini pihaknya terus bekerja sama dengan SAR Merauke dalam melakukan pencarian.

“Kami punya keterbatasan fasilitas peralatan, baik di darat maupun di laut,” ucap Sonny.

Pihak keluarga korban sendiri tidak menyampaikan permintaan apapun terkait dihentikannya pencarian oleh tim gabungan. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement