Lahirkan Bayi Perempuan, Ibu Babak Belur Dipukuli Kakak Ipar

Lahirkan Bayi Perempuan, Ibu Babak Belur Dipukuli Kakak Ipar

Ilustrasi Bullying | Foto: iStockphoto

Metro Merauke – Sejak tahun 1961, mas kawin memang telah menjadi tradisi wajib bagi setiap pasangan pengantin di India. Upaya pemerintah untuk meyakinkan masyarakat India agar tidak memberi atau menerima mas kawin setiap tahunnya belum terbukti efektif.

Perempuan di India sering dipaksa memberi mas kawin dalam jumlah besar, bahkan jika mereka hidup dalam kondisi keuangan yang sulit.

Mereka bahkan sering didiskriminasikan, terutama ketika mereka tidak dapat memenuhi tuntutan sang mertua. Kondisi tersebut yang membuat seorang perempuan dari India baru-baru ini mengalami kekerasan dari saudara iparnya hanya karena mas kawin.

Seperti dilansir Viral4real, Kamis (19/7), Meena Kashyap dilaporkan dipukuli oleh saudara iparnya sendiri dan temannya bukan hanya karena perseteruan, tapi karena mas kawin. Parahnya, kekerasan yang dialaminya semakin menjadi-jadi setelah dia melahirkan seorang anak perempuan.

Perempuan berusia 35 tahun itu mengatakan jika saudara iparnya dan temannya memukulinya dengan menggunakan tongkat hoki tanpa henti. Dia bahkan telah meminta ampun dan berteriak agar kedua pria itu berhenti menyiksanya.

Meena Kashyap ketika dipukuli kakak iparnya menggunakan tongkat hoki | Foto: viral4real.com

Meena sebelumnya telah mengajukan laporan terhadap keluarga suaminya yang melakukan kekerasan kepada dirinya. Namun, keluarga sang suami malah memukulinya kembali setelah mengetahui tentang aduan ke pihak berwajib.

Ayah Meena memberi tanggapan bagaimana perasaannya melihat tindakan tak manusiawi yang dialami putrinya itu.

“Kami telah mengeluhkan masalah tersebut sejak tahun lalu, tapi tidak ada yang menggubrisnya. Anak saya dan suaminya telah menikah dua tahun terakhir dan mereka kini telah dikaruniai anak perempuan. Namun, keluarga menantu saya meminta 700 ribu rupee atau setara dengan Rp 144 juta untuk mas kawin,” kata ayah Meena.

Suaminya, Daljit Singh, saudara iparnya, Kamaljeet, dan temannya telah mendapat tuduhan melakukan pelanggaran dan kekerasan. Kini mereka tengah dalam penyelidikan kepolisian setempat. (ul)

Sumber: Liputan6

Advertisement