Harga Tak Sesuai, Petani Enggan Sadap Getah Pohon Karet

Harga Tak Sesuai, Petani Enggan Sadap Getah Pohon Karet

Tokoh Masyarakat Merauke, Romanus Mbaraka saat bersama masyarakat di Jagebob

Metro Merauke – Petani karet di Kampung Angger Permegi, Distrik Jagebob, Merauke, Papua kini enggan menyadap getah karet lagi lantaran harga beli di pasaran tidak sesuai.

Salah seorang warga Kampung Angger Permegi, Partono kepada Metro Merauke, Kamis (20/7) mengatakan, sudah beberapa bulan terakhir, petani karet sudah tidak menyadap getah pohon karet.

“Bagaimana mungkin petani mau semangat menyadap, sementara harganya tak sesuai dengan kerja keras mereka,” katanya.

“Memang di kampung ada pengepul yang siap membeli getah karet petani. Namun, persoalannya harga ikut mempengaruhi, sehingga pengepul tak mengumpulkan dari petani setempat,” ujarnya lagi.

Secara ekonomis lanjut dia, getah karet belum memberikan manfaat untuk kelangsungan hidup masyarakat di kampung itu. Akibatnya warga harus menekuni profesi lain.

“Secara umum, setiap kepala keluarga di Kampung Angger Permegi memiliki lahan yang ditanami pohon karet,” ungkapnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement