Tujuh Penumpang Speedboat Terbalik Belum Ditemukan

Tujuh Penumpang Speedboat Terbalik Belum Ditemukan

Kepala Basarnas Klas B Merauke, Papua, Heri Ari Purnomo bersama Komandan Lantamal XI, Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno

Metro Merauke – Hingga kini tujuh orang penumpang speedboat yang terbalik di perairan laut Kondo, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (13/7), belum ditemukan.

Kepala Basarnas Klas B Merauke, Papua, Heri Ari Purnomo menyatakan, hingga kini pencarian terhadap tujuh penumpang speedboat masih dilakukan, baik melalui jalur darat maupun laut.

Hal itu dikatakan Heri Ari Purnomo ketika Komandan Lantamal XI, Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno berkunjung ke Kantor Basarnas setempat, Senin (17/7), untuk berkoordinasi terkait perkembangan pencarian korban.

“Tim SAR sudah berhasil menemukan empat orang dari 11 orang. Tiga orang ditemukan meninggal dunia yaitu Wendi Torted (motoris), Eko Hari Prasetyo dan Arfan (pekerja pembangunan Posal Torasi). Satu orang yang ditemukan selamat adalah Mulyadi (kepala pekerja) dan kini menjalani perawatan di UGD RSAL Merauke,” kata Heri Ari Purnomo.

Menurutnya, tujuh korban lainnya yakni David, Yusak, Slamet, Bagio, Tukijan, Heri, dan Alvian yang merupakan pekerja pembangunan Posal Torasi, hingga kini belum diketahui keberadaannya dan masih dalam proses pencarian.

“Pencarian terhadap korban terkendala cuaca yang tidak bersahabat. Ketinggian ombak mencapai tiga sampai empat meter, sehingga Tim SAR tidak bisa bekerja maksimal,” ujarnya.

Kendala lainnya lanjut dia, salah satu kapal milik Kantor SAR Merauke, mengalami kebocoran pada bagian depan akibat dihantam ombak ketika sedang melakukan pencarian korban.

“Kini sedang dalam perbaikan di Lampu Satu Merauke. Pencarian jalur darat dengan menyusuri bibir pantai, terkendala medan yang cukup sulit. Ketebalan lumpur menghambat pergerakan Tim SAR dalam melakukan penyisiran di sekitar pantai,” katanya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement