TNI tembak mati anggota kelompok bersenjata di Puncak Jaya Papua

TNI tembak mati anggota kelompok bersenjata di Puncak Jaya Papua

Ilustrasi TNI. | Merdeka.com

Metro Merauke – Prajurit TNI bertugas di Pos Ilaga menembak mati anggota kelompok kriminal bersenjata pada Jumat (7/7) lalu. Peristiwa itu terjadi di Kampung Kago, Ilaga, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Ing Teguh Rahardjo, membenarkan telah terjadinya insiden penembakan menewaskan satu anggota kelompok kriminal bersenjata bernama Beti Murib.

“Memang benar prajurit TNI sudah menembak mati anggota kelompok kriminal bersenjata dan saat dievakuasi juga ditemukan satu pucuk revolver beserta lima butir amunisi kaliber 9 mm,” kata Teguh Rahardjo, Sabtu (9/7) malam. Seperti diberitakan Antara.

Insiden itu terjadi beberapa saat setelah prajurit bertugas di Pos Ilaga mendengar suara tembakan berjarak sekitar satu kilometer. Kemudian dipertegas dengan laporan masyarakat melaporkan kelompok OPM membawa senjata telah masuk kampung.

Teguh mengatakan, penembakan itu berawal saat dua prajurit, yakni Praka Wahyu dan Pratu Angga menyusuri sungai. Tiba-tiba korban menodongkan senjatanya ke Pratu Angga sehingga rekannya Praka Wahyu langsung menembaknya.

Dari jenazah Beti Murib merupakan adik bungsu dari Kalenak Murib, anggota kelompok Legakak Telenggen, juga ditemukan telepon seluler dan dompet disimpan di dalam noken (tas ayaman khas pegunungan Papua) bermotif bintang kejora.

Kelompok Lekagak Telenggen merupakan salah satu dari kelompok bersenjata di sekitar pedalaman Papua yang tergabung dalam OPM dan ingin memisahkan Papua dari NKRI. (ang)

Sumber: merdeka

 

Advertisement