461 Warga Diare, Empat Balita Meninggal, Bupati Merauke: Bukan KLB

461 Warga Diare, Empat Balita Meninggal, Bupati Merauke: Bukan KLB

Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze

 

Metro Merauke – Meski sebanyak 461 warga beberapa kampung di Distrik Kimaam terserang diare, pekan lalu dan empat balita meninggal dunia, namun Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze menyatakan kasus itu belum dikategorikan kejadian luar biasa (KLB).

Ia mengatakan, tim medis bergerak cepat memberikan pertolongan kepada masyarakat.  “Saya juga meminta agar petugas kesehatan di Puskesmas Kimaam serta pustu, secara kontinyu melakukan penyuluhan kepada masyarakat di kampung-kampung,” katanya, Kamis (6/7).

Menurutnya, kini tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat sedang menangani ratusan masyarakat Distrik Kimaam yang terserang diare pekan lalu.

“Begitu mendapat informasi ada diare di Kimaam, saya instruksikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Adolf Bolang mengirim tim dengan membawa obat-obatan, serta cairan untuk penanganan,” ucapnya.

Katanya, setelah ditangani tim medis, baik tim dinkes maupun yang ada di Puskesmas Kimaam, ratusan warga sudah mulai sehat kembali, tidak lagi muncul penyakit diare.

Ia meminta masyarakat di kampung-kampung memperhatikan kebersihan serta pola makan yang baik, sehingga tidak terjangkit penyakit.

“Kalau air diminum mentah akan memunculkan penyakit. Saran saya, air dimasak terlebih dahulu. Selain itu, kebersihan lingkungan harus tetap diperhatikan dengan baik,” ujarnya. (LKF/Arjuna)

Advertisement