DPRD Desak Gaji Petugas Kebersihan RSUD Merauke Dinaikkan

DPRD Desak Gaji Petugas Kebersihan RSUD Merauke Dinaikkan

Ilustrasi RSUD Merauke, Papua

Metro Merauke – DPRD Kabupaten Merauke, Papua mendesak Direktur RSUD setempat, Nevil Mustika menaikkan gaji para petugas kebersihan dan satpam di rumah sakit milik pemerintah daerah itu.

Desakan tersebut disampaikan salah seorang anggota DPRD Merauke, Hengky Ndiken saat audiensi bersama Dirut RSUD Merauke, Nevil Mustika, Rabu (5/7) di DPRD Merauke.

“Bagaimana mungkin cleaning service dan satpam hanya digaji Rp1 juta lebih, sementara tugas dan tanggungjawab mereka juga berat,” katanya.

Menurutnya, dengan gaji kisaran Rp1 juta lebih, tak akan mencukupi menutupi kebutuhan hidup sehari-hari, apalagi untuk mereka yang telah berkeluarga.

“Saya minta menejemen RSUD Merauke mengusulkan kenaikan gaji mereka. Nanti akan kami perjuangkan dalam sidang pembahasan anggaran,” ujarnya.

Katanya, jika insentif tenaga dokter dinaikkan, gaji cleaning service dan satpam juga harus diperhatikan. “Sederhana saja, tidak mungkin dokter memungut sampah kan. Ini tugasnya cleaning service dan harusnya kesejahteraan mereka diperhatikan dengan baik,” ucapnya.

Menanggapi itu, Direktur RSUD Merauke, Nevil Mustika menyatakan, gaji cleaning service dan satpam disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Hal ini merupakan aturan dari pemerintah, bukan kebijakan pihak rumah sakit.

“Saya juga menginginkan gaji cleaning service dan satpam lebih baik lagi. Namun, aturan dan klasifikasi dari pemerintah sudah ditetapkan demikian,” imbuhnya.

Meskipun kisaran gaji hanya Rp1 juta lebih, namun ada beberapa tunjangan lain yang didapatkan cleaning service dan satpam. Jika dihitung-hitung mencapai Rp2 juta lebih. (LKF/Arjuna)

Advertisement