Bupati Merauke: Pengelolaan Wisata Rohani Perlu MoU

Bupati Merauke: Pengelolaan Wisata Rohani Perlu MoU

Taman Wisata Rohani Patung Hati Kudus Yesus, Bandara Mopah Merauke, Papua

Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze menyatakan, perlu MoU antara pemkab setempat dengan Keuskupan Agung Merauke mengenai pemeliharaan, pengelolaan taman dan spiritual rohani di tempat yang dijadikan lokasi wisata rohani di wilayah itu.

Hal itu dikatakan Frederikus Gebze terkait padamnya lampu penerangan di Taman Wisata Rohani Patung Hati Kudus Yesus, Bandara Mopah Merauke, Papua sejak enam bulan terakhir lantaran putusnya aliran listrik ke lokasi itu.

“Setelah kami lakukan perbaikan administrasi, kami akan membuat MoU dengan Keuskupan Agung Merauke,” katanya, Senin (3/7).

Nantinya, dalam Mou akan menerangkan, pemkab menanggung biaya pemeliharaan, operasional dan lainnya. Keuskupan mengelola dalam hal spiritual, pembinaan mental dan wisata rohani. Ini yang sedang dikomunikasikan pihaknya.

Sementara Uskup Agung Merauke, Mgr. Nikolaus Adi Saputra, MSC mengatakan, pihaknya siap mengelola kalau ada kepastian hukum dan dipercayakan Pemkab Merauke, karena pembangunan Patung Hati Kudus Yesus itu merupakan proyek pemkab setempat.

Ia menyayangkan kondisi di tempat wisata rohani itu yang kini penerangannya tidak berfungsi. Dikhawatirkan kondisi ini akan menyebabkan terjadinya hal-hal tak diinginkan, karena area sekitar dalam kondisi gelap pada waktu malam hari.

“Memang ada penjagaan di sana, tetapi lampu harus tetap menyala saat malam. Tidak boleh gelap,” katanya.

Ia berharap, Pemkab Merauke secepatnya menindaklanjuti kondisi ini, terutama memperbaiki kerusakan kabel yang dialiri listrik, agar lampu taman bisa berfungsi kembali. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement