Bocah Tujuh Tahun Terpanggang Dalam Kebakaran di Merauke

Bocah Tujuh Tahun Terpanggang Dalam Kebakaran di Merauke

Puing Puluhan Petak Rumah yang Ludes Dalam Kebakaran di Jalan Ternate, Kelurahan Seringgu Jaya, Distrik Merauke Kota, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (29/6) sekira pukul 23:00 WIT

Metro Merauke – Kabut duka menyelimuti keluarga Ahmad J, warga RT 3/RW 1, Kelurahan Seringgu Jaya, Distrik Merauke Kota, Kabupaten Merauke, Papua.

Hairul, bocah tujuh tahun, anak bungsu Ahmad ditemukan meninggal dunia terpanggang karena terjebak di dalam rumahnya ketika terjadi kebakaran, Kamis (29/6), malam sekira pukul 23.00 WIT.

Menurut Ahmad, saat kejadian korban sedang tertidur bersama ibunya di dalam rumah. Melihat ada api, Ahmad berusaha menyelamatkan anggota keluarganya.

“Hairul sudah dibawa mamanya keluar, lalu mamanya masuk kembali ke dalam rumah untuk menyelamatkan kakak Hairul yang tidur di kamar,” kata Ahmad.

Naas, pada saat ibu korban kembali ke dalam rumah untuk menyelamatkan anaknya yang lain, tanpa disadari bungsu dari tujuh bersaudara itu tertinggal di dalam rumah.

Korban baru berhasil ditemukan beberapa jam kemudian dengan kondisi mengenaskan. Jenazah korban langsung bawa ke Rumah Sakit Umum.

Dimata keluarga, Hairul dikenal sebagai anak yang periang, terlebih selama Ramadan tahun ini, almarhum giat beribadah. “Satu bulan dia rajin puasa dan salat. Anaknya periang dan humoris,” kenang Ahmad.

Jenazah Hairul, korban kebakaran hari ini dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

Ahmad J merupakan salah satu keluarga korban kebakaran, Kamis malam. Seluruh harta bendanya ludes dilahap “si jago merah”. Ia pun harus kehilangan seorang anaknya dalam peristiwa tersebut. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement