Pemilik Tanah SMPN 1 Merauke Tuntut Pembayaran Ulayat

Pemilik Tanah SMPN 1 Merauke Tuntut Pembayaran Ulayat

Pintu Masuk Halaman SMPN 1 Merauke, Papua yang Dipalang Pemilik Ulayat Belum Lama Ini

Metro Merauke – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Merauke, Papua yang membidangi pendidikan dan pemerintahan, Moses Kaibu menyatakan, pihak yang mengklaim pemilik ulayat lokasi SMPN 1 Merauke, Chris Pandi Mahuze menemuinya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Chris Pandi Mahuze meminta difasilitasi bertemu pihak pemerintah setempat, terkait pembayaran hak ulayat yang hingga kini belum ada penyelesaian.

Kepada Metro Merauke, Kamis (29/6), Moses mengatakan, dari pengakuan Pandi Mahuze, yang bersangkutan sudah berupaya bertemu Bupati Merauke, Frederikus Gebze untuk meminta penyelesaian pembayaran tanah SMPN 1, namun belum berhasil.

“Yang bersangkutan datang menemui saya dan mengaku tanah itu miliknya dan belum ada ganti rugi dari pemerintah,” katanya.

Kata dia, pihaknya juga sedang berupaya bertemu bupati setempat agar mendapat kepastian dan kejelasan, seperti apa status tanah yang kini menjadi lokasi berdirinya bangunan SMPN 1 Merauke.

“Tentunya saya  harus mensinkronkan kembali dengan pernyataan pemerintah, agar dapat diambil langkah penyelesaian yang tepat, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar nanti,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Moses, siswa-siswi SMPN 1 masih libur. Tetapi kalau sudah kembali aktif bersekolah dan melihat pagar dipalang dengan cara diikatkan janur kelapa, tentu mereka takut dan tak bisa masuk ke area sekolah. (LKF/Arjuna)

Advertisement