Pasca bentrok warga, situasi Nduga kondusif

Pasca bentrok warga, situasi Nduga kondusif

lustrasi| panah - IST

Metro Merauke – Pasca bentrok antar warga di Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (27/6/2017), situasi di wilayah itu kondusif.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) A.M. Kamal mengatakan, pihak polisi dan TNI berupaya memediasi kedua kubu. Selain itu, sehari sebelumnya, Polres Jayawijaya mengirimkan dua satuan setingkat kompi (SSK) atau sebanyak 60 personel untuk melakukan pengamanan dan mencegah bentrok meluas.

“Situasi kondusif. Tidak ada korban jiwa. Hanya saja warga yang bertikai sempat, saling serang dan berlari-lari di balik rumah-rumah warga. Tadi pagi (Rabu, 28/6), ada juga bantuan pengamanan distrik dari Puncak Jaya,” kata Kombes (Pol) A.M. Kamal ketika dihubungi Jubi, Rabu (28/6).

Menurutnya, bentrok antar warga itu merupakan lanjutan dari kasus penikaman beberapa waktu yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.

“Hanya saja, saya belum mendapat informasi perkembangan terbaru. Saya belum bisa menghubungi Kapolres Jayawijaya karena gangguan jaringan di sana,” ujarnya.

Meski situasi kini kondusif kepolisian tetap melakukan pengamanan, mencegah terjadinya bentrok susulan atau meluasnya konflik antar warga di wilayah itu.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Orwan Tolli Wone berharap kedua kubu menahan diri dan mencari penyelesaian secara kekeluargaan. Apalagi di wilayah pegunungan Papua, hubungan kekerabatan antar warga sangat kental.

“Kalau beda marga, ada hubungan kekeluargaan karena di wilayah gunungan banyak masyarakat yang menikah dengan suku dari marga lain,” kata Orwan.

Ia berharap, aparat keamanan selalu siaga, tidak lengah dan bersama para pemangku kepentingan mencari solusi mencegah bentrok kembali terjadi yang dapat menyebabkan jatuhnya korban. (***Arjuna Pademme)

Sumber: tabloidjubi

 

Advertisement