Pariwisata Kaimana belum dikelola baik

Pariwisata Kaimana belum dikelola baik

Padahal, menurutnya, Kaimana memiliki banyak obyek wisata yang harus digarap seperti Teluk Triton, sebab kabupaten yang dimekarkan dari Fakfak ini tak kalah jauh dari Raja Ampat.

Metro Merauke – Pemerhati pariwisata Kaimana, Yeremias Furuay menilai Pemerintah Kabupaten Kaimana, Papua Barat belum mengelola potensi pariwisata secara baik.

Padahal, menurutnya, Kaimana memiliki banyak obyek wisata yang harus digarap seperti Teluk Triton, sebab kabupaten yang dimekarkan dari Fakfak ini tak kalah jauh dari Raja Ampat.

Namun hingga kini pengembangan wisata terkesan belum dikelola secara optimal dan berkontribusi pada PAD-nya.

Selain Teluk Triton, katanya, beberapa tempat wisata sedianya harus dikelola baik. Misalnya Danau Yamor yang sebagian air di tengah danau berasa asin, Gunung Garuda di Lobo, Pasir Merah di Etna dan Pulau Venu.

“Masih banyak lagi, yang berikut masyarakat ini harus kita siapkan dulu sehingga mereka mengerti (kelola). Kuncinya ada di mana? Di pemerintah,” katanya di Kaimana, Jumat (23/6).

Ia bahkan menyarankan agar pengelolaan spot-spot wisata di daerah ini diserahkan kepada pihak swasta.

“Kalau kita lihat di medsos (media sosial) banyak orang mempromosikan Kaimana. Pasti banyak orang mau ke sana. Ini juga harus dipikirkan, apakah pemerintah mau kelola sendiri atau mau diserahkan ke pihak ketiga, sehingga pembagian hasil untuk PAD jelas, untuk masyarakat juga jelas,” katanya.

Terpisah, Ketua DPRD Kaimana, Frans Amerbay menyebutkan, legislator telah mengakomodir anggaran untuk pengelolaan potensi wisata melalui pembahasan bersama eksekutif.

Menurut dia, sangat baik untuk pengembangan wisata di Kilo 14, Bantemin dan Maimai. Karena itu, perlu diserahkan kepada pihak ketiga.

“Karena pemerintah itu sudah diatur jam kerjanya, dari jam sekian sampai jam sekian, tetapi kalau pihak ketiga kapan pun dia punya waktu (untuk kelola),” katanya.

Ia pun mengimbau agar ada kerja sama dan evaluasi terkait pembangunan di segala bidang di kabupaten tersebut. (***jubi)

Sumber: tabloidjubi
Foto: mahessa83.blogspot.com

 

Advertisement