Tiga Poin Utama Operasi Ramadniya 2017

Tiga Poin Utama Operasi Ramadniya 2017

Penyematan Pita Personel yang akan Melaksanakan Operasi Ramadniya Tahun 2017 oleh Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze

Metro Merauke – Tiga poin menjadi hal utama dalam Operasi Ramadniya 2017 yang digelar di seluruh Indonesia selama 16 hari kedepan.

Bupati Merauke Frederikus Gebze ketika bertindak sebagai inspektur upacara gelar pasukan Ops Ramadniya Matoa 2017 di Lapangan Apel Mapolres Merauke, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H di Merauke, Senin (19/6) mengatakan, tiga poin utama yang ditekankan Presiden Jokowi yakni stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif, keamanan, kelancaran, dan kenyamanan arus mudik serta arus balik.

“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polri dalam menghadapi kegiatan pengamanan hari Raya Idul Fitri 1438 H, Sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, lancar,” kata Bupati Freddy.

Menurutnya, operasi ini dilaksanakan selama 16 hari dengan atensi penuh pada titik rawan kecelakaan dan rawan macet, terutama pada puncak arus mudik H-2 Idul Fitri dan puncak arus balik pada H+5 Idul Fitri.

Katanya, Pemkab Merauke akan membantu pihak Polri dan TNI dengan mendukung lewat anggaran pada kegiatan Ops Ramadniya Matoa 2017, namun tentunya sesuai prosedur.

Sementara Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung mengatakan, pelaksanaan operasi lebih mengedepankan kemanusiaan.

“Kami melakukan monitoring razia pasar sembako yang dilakukan penimbunan oleh oknum. Kami sudah melakukan upaya-upaya pencegahan, menekan kasus pencurian dan penganiayaan,” kata Kapolres.

Selain itu menurutnya, pihak Polres Merauke juga menyampaikan himbauan lewat spanduk, banner, melalui radio dan televisi. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement