Penanganan Laka Lantas Perlu MoU

Penanganan Laka Lantas Perlu MoU

Ilustrasi Kendaraan yang Dikendarai Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Metro Merauke – Kasat Lantas Polres Merauke, Papua, AKP. Andyka Aer menyatakan, penanganan kecelakaan lalu lintas dengan lokasi kejadian di kawasan luar kota Merauke perlu perhatian bersama pihak dan instansi terkait.

Ia mengatakan, selama ini penanganan dilakukan sendiri oleh anggota Sat Lantas Polres setempat. Tidak ada ambulans khusus mengevakuasi korban kecelakaan ketika akan dibawa ke rumah sakit. Kalau korban merupakan pengendara motor, korban diangkut menggunakan satu kendaraan dengan motor yang dikendarainya.

“Akibatnya, karena guncangan dan kondisi yang tidak nyaman, tak jarang korban semakin kritis bahkan meninggal dunia. Perlu MoU dengan rumah sakit, Jasaraharja, Dinas Perhubungan dan Satlantas supaya ada keterpaduan dan penanganan terhadap korban kecelakaan lalu lintas dapat maksimal,” katanya, Senin (19/6) saat menghadiri pertemuan kesiapan jelang Hari Idul Fitri 2017 di Dinas Perhubungan.

Menurutnya, sudah banyak kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di tempat yang jauh dari kota. Pihaknya kesulitan melakukan evakuasi terhadap korban karena tidak mempunyai ambulans khusus. “Terpaksa korban diangkat bersama kendaraannya,” ujarnya.

Menanggapi itu, Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengatakan, memang perlu ada MoU dan disiapkan mobil ambulans standar mengevakuasi korban kecelakaan dari lokasi.

“Harus disiapkan ambulans standar supaya korban kecelakaan cepat sampai ke rumah sakit,” kata Bupati Freddy. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement