Bupati dan Muspida Merauke Rapat Kesiapan Idul Fitri 2017

Bupati dan Muspida Merauke Rapat Kesiapan Idul Fitri 2017

Bupati dan Muspida Merauke, Papua Rapat Kesiapan Idul Fitri 2017di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Merauke, Senin (19/6)

Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze dan para muspida setempat menggelar rapat memastikan persiapan pengamanan, ketersediaan pangan dan transportasi menyongsong perayaan Idul Fitri 2017 dan setelah Idul Fitri. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Merauke, Senin (19/6).

Poin penting yang ditegaskan dalam rapat tersebut yakni menyamakan persepsi, kordinasi dan komunikasi yang baik, serta tidak jalan sendiri-sendiri saat melaksanakan tugas di lapangan.

Aparat TNI/Polri akan ditempatkan dan melakukan pengamanan di posko-posko mudik, pengamanan malam takbiran, Salat Ied dan pelaksanaan hari raya Idul Fitri.

“Mencegah jangan sampai ada orang mabuk, barang terlarang masuk ke Merauke seperti minuman keras, narkoba, senjata tajam, dan petasan. Dibidang transportasi, dipastikan keamanan dan kenyamanan penumpang,” kata Bupati Freddy.

“Kelayakan transportasi, terutama transportasi darat dan laut, serta memastikan tidak ada perubahan tarif angkutan di dalam maupun keluar kota. Para sopir tidak boleh mabuk atau berlaku kasar kepada penumpang,” ujarnya lagi.

Di tempat yang sama pihak SAR Merauke menyatakan, anggota Tim SAR akan mulai diterjunkan pada H-7 dan H+7. Tim SAR akan lebih difokuskan di penyeberangan Kali Kumbe, Kali Bian, dan sepanjang jalan raya hingga jembatan Neto.

Sedangkan Dinas PU telah merehab, perbaikan, dan penimbunan beberapa ruas jalan utama yang rusak di dalam dan di luar Kota Merauke.

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi menyatakan, stok pangan dan harga barang di Merauke masih stabil. Harga ayam potong lokal dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu, ayam potong ras bekisar Rp120 ribu-Rp135 ribu, kacang lokal Rp30 ribu-Rp35 ribu, kentang dari Rp40 ribu turun menjadi Rp35 ribu. Bawang merah awalnya Rp45 ribu turun keharga Rp40 ribu, bawang putih dari Rp75 menjadi Rp70 ribu.

Dipastikan, ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok bertahan tiga hingga empat bulan kedepan. Pengawasan terhadap pangan yang dijual akan dilakukan bersama Balai POM. Ini untuk mencegah beredarnya makanan kadaluarsa. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement