Terdakwa Pembuat “Milo” Terancam Dipulangkan ke Daerah Asal

Terdakwa Pembuat “Milo” Terancam Dipulangkan ke Daerah Asal

Ilustrasi Suasana Usai Sidang Terdakwa Pembuat dan Penjual Miras Lokal Beberapa Waktu Lalu di PN Merauke, Papua

Metro Merauke – Tiga orang terdakwa yang memproduksi dan penjual minuman keras lokal (milo) di Kabupaten Merauke, Papua menjalani persidangan di pengadilan negeri setempat, Papua, Jumat (16/6).

Ketiganya diseret ke pengadilan usai diciduk anggota Polsek Merauke Kota lantaran memproduksi dan menjual miras lokal, kemudian diserahkan ke Satpol PP setempat untuk diproses hukum.

Kepala Satpol PP Merauke, Elias Refra mengatakan, hakim memutus dua orang terdakwa yang memproduksi miras lokal dengan denda Rp7,5 juta. Seorang lainnya yang merupakan penjual miras lokal didenda Rp3 juta

“Setelah membayar denda atau menjalani hukuman, dan mereka masih mengulangi kesalahan yang sama, kami akan mengamankan dan langsung mengirim pulang ke daerah asalnya,” katanya, Jumat (16/6).

Menurutnya, dua terdakwa pembuat miras lokal berikan waktu hingga 21 Juni mendatang membayar denda. Jika tidak dapat memenuhi denda hingga batas waktu yang ditentukan, mereka akan menjalani hukuman tiga bulan penjara di Lapas Klas IIB Merauke.

Katanya, ini sebagai langkah serius untuk mencegah agar para terdakwa yang kini telah divonis, tidak lagi melakukan kesalahan sama dimasa mendatang.

“Untuk kasus miras, sudah dua orang pelaku yang dipenjarakan usai sidang di Pengadilan Negeri Merauke, seorang pria dan seorang wanita,” ujarnya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement