Anggota Kerja Muda Merauke Dibekali SKKNI

Anggota Kerja Muda Merauke Dibekali SKKNI

Wakil Bupati Merauke, Papua, Sularso Membuka Kegiatan Bimtek di Salah Satu Hotel di Kota Merauke, Kamis (15/6)

Metro Merauke – Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Makassar, Kementerian Kominfo (BBPKI) menyelenggarakan bimtek dan sertifikasi standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) bidang Kominfo kepada anggota kerja muda Kabupaten Merauke, Papua, Kamis hingga Sabtu (15-17) Juni 2017.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Merauke itu, dibuka Wakil Bupati Merauke, Sularso dan menghadirkan perwakilan BBPKI Makassar, Djunaidy Aspan, sebagai narasumber.

Sularso ketika membacakan sambutan Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengatakan, kegiatan ini sangat penting dan strategis sebagai salah satu langkah pemerintah memfasilitasi kesiapan angkatan kerja dalam bersaing dengan tenaga kerja terdidik lainnya.

“Terutama kini pasar kerja nasional dan internasional menuntut tersedianya tenaga kerja yang kompeten disetiap bidang. Banyak industri atau organisasi mensyaratkan ada sertifikasi terhadap calon tenaga kerja, yang sertifikasinya diterbitkan lembaga otoritas sah,” ujar Sularso.

Menurutnya, kompetensi kerja yang dituntut adalah spesifikasi dari sikap, pengetahuan, keterampilan atau keahlian, serta penerapannya secara efektif dalam pekerjaan sesuai dengan standar kerja.

Katanya, Indonesia sebagai salah satu negara, sebelum memasuki dunia kerja mengantisipasi persaingan tenaga kerja diera masyarakat ekonomi ASEAN terutama di Merauke.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Merauke berkomitmen membentuk skill labor dengan melibatkan seluruh stakeholder khususnya di bidang pendidikan formal maupun non formal,” katanya.

Sasarannya, membentuk tenaga kerja muda untuk memiliki keahlian dan pemikiran yang bersifat global yakni memiliki kemampuan untuk berkomunikasi bahasa asing.

Selain itu, memahami nilai kearifan lokal untuk memfilter budaya asing yang masuk dan mempengaruhi budaya Indonesia dan Merauke khususnya.

Menggalakkan pelatihan sejenis guna melatih bertenaga kerja memiliki ketrampilan memadai dan mensinkronisasikan antara kurikulum kejuruan atau pendidikan keahlian dengan kebutuhan pasar kerja sehingga menghasilkan tenaga kerja yang siap pakai. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement