Serapan APBD Minim, Dikhawatirkan Berdampak pada Masyarakat

Serapan APBD Minim, Dikhawatirkan Berdampak pada Masyarakat

Salah Seorang Tokoh Masyarakat Kabupaten Merauke, Papua, Romanus Mbaraka

Metro Merauke – Salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Merauke, Papua, Romanus Mbaraka khawatir, minimnya serapan APBD kabupaten setempat tahun anggaran 2017, akan berdampak terhadap pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di 179 kampung yang tersebar pada 20 distrik.

Ia mengatakan, penyerapan APBD tahun ini sangat minim. Melihat kondisi itu, tentu dana alokasi khusus (DAK), juga mengalami hal serupa. Akibatnya, transfer triwulan III dan IV tidak dapat dilakukan.

“Dana triwulan III dan IV dapat direalisasikan, kecuali pemerintah merealisasikan tahap I-II diatas 60 persen plus satu. Jika tidak, otomatis DAK dikembalikan ke pemerintah pusat,” katanya kepada Metro Merauke, Rabu (14/6).

Ia mengingatkan bupati dan wakil bupati setempat, Frederikus Gebze-Sularso, fokus bekerja lantaran dalam dua tahun terakhir, banyak masalah muncul di tengah masyarakat, terutama berkaitan dengan perekonomian masyarakat yang jalan ditempat.

“Ini masukan yang baik kepada kedua pemimpin kita ini, sehingga kedepan Merauke tumbuh, maju, dan rakyatnya menjadi sejahtera secara perlahan-lahan,” ujarnya.

Katanya, bupati dan wakilnya harus menjabarkan visi misi mereka kepada masyarakat Merauke, karena penyerapan anggaran dalam dua tahun terakhir tidak maksimal. (LKF/Arjuna)

Advertisement