Setiap Pekan Warga Kamanggi Raup Rp1,2 Juta

Setiap Pekan Warga Kamanggi Raup Rp1,2 Juta

Lahan Masyarakat di Kamanggi yang Ditanami Sayur-sayuran

Metro Merauke – Beberapa orang asli Papua di Kampung Kamanggi, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua setiap pekan memanen sayur hasil perkebunan mereka dan dijual ke kota.

Salah seorang warga Kampung Kamanggi, Aloyisius Ukurop kepada Metro Merauke, Minggu (11/6) mengatakan, sekali menjual sayuran jenis sawi, kangkung, bayam dan buah tomat dalam sepakan, warga bisa meraup Rp1,2 juta.

“Itu uang yang didapatkan tiap pekan. Dua tahun silam kurang lebih 20an orang bergotong royong membuka lahan dan membuat bedeng untuk ditanami sayuran. Namun setahun terakhir, hanya tersisa lima hingga enam orang saja,” katanya.

Menurutnya, ini kembali kepada pribadi setiap orang. Jika ingin mendapatkan hasil, harus bekerja keras terlebih dahulu. Di Kampung Kamanggi, salah satu yang bisa menyambung hidup masyarakat setempat adalah menanam sayur-sayuran.

“Kesulitan warga, debit air yang tidak stabil. Beberapa tahun silam, kami pernah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Merauke agar digali kolam di sekitar lokasi untuk menampung air. Hanya saja, tak ada realisasi sampai sekarang,” ujarnya.

Katanya, lantaran terkendala debit air, tanaman sayur-sayuran warga  terpaksa disiram secara manual menggunakan ember.

“Kami ada alkon yang dapat dimanfaatkan menyiram sayuran, namun, persoalannya, belum ada kolam menampung air yang banyak,” katanya. (LKF/Arjuna)

Advertisement