Pengembangan Pelabuhan Merauke Harus Dilanjutkan

Pengembangan Pelabuhan Merauke Harus Dilanjutkan

Pelabuhan Marauke, Papua

Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua optimis dapat menyelesaikan permasalahan sengketa tanah ulayat dermaga pelabuhan setempat agar kemungkinan pengalihan program tol laut ke wilayah lain tidak terjadi.

Wakil Bupati Merauke, Sularso mengatakan, pembangunan pengembangan Dermaga Yos Sudarso Merauke segera dilanjutkan, tidak boleh ada yang menghambat.

“Apapun kondisinya, pembangunan harus jalan. Ini bukan kepentingan siapa-siapa, tapi untuk kepentingan masyarakat. Kami akan komunikasikan, program tol laut tidak boleh dialihkan,” katanya, Kamis (8/6) di Gedung Negara di Merauke.

Kini pembangunan pengembangan dermaga Pelabuh Merauke terhenti lantaran belum ada kesepakatan pemilik ulayat dengan pemerintah, terkait kompensasi atau ganti rugi penggunaan tanah ulayat yang diklaim masyarakat adat.

Pemerintah daerah sebagai fasilitator terus berupaya mencari solusi terbaik, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, dan pengerjaan pengembangan dermaga segera dilanjutkan.

Sementara Pimpinan PT Pelindo IV Cabang Merauke, Muhajir Djurumiah menyatakan, sangat menghargai dan menghormati adanya tuntutan warga yang mengklaim sebagai pemilik ulayat. Pihaknya berharap masalah itu segera ada titik temu.

“Apapun keputusan bersama nanti, Pelindo akan mengikuti,” kata Muhajir.

Katanya, kalau nantinya penyelesaian masalah tanah dermaga menemui jalan buntu, dimungkinkan program tol laut di Merauke dapat dialihkan ke daerah lain yang dinilai lebih siap. Namun itu pilihan terburuk jika tidak ada titik temu.

“Pasti masyarakat maupun pemerintah tidak menginginkan itu. Kami berharap ada dukungan penuh dari masyarakat untuk program pemerintah, dimana nantinya manfaat tol laut dapat dinikmati masyarakat,” imbuhnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement