Disebut Pencitraan, Ini Kata Ketua DPRD Merauke
Serba-Serbi

Disebut Pencitraan, Ini Kata Ketua DPRD Merauke

Ketua DPRD Merauke, Papua, Fransiskus Sirfefa

Metro Merauke – Sikap Fransiskus Sirfefa yang gencar melakukan berbagai kegiatan pasca dilantik sebagai Ketua DPRD Merauke menuai pujian dan kritikan. Ada yang menilai, apa yang dilakukan politikus Partai Gerindra tersebut hanyalah pencitraan.

Menanggapi hal itu, Sirfefa mengatakan, ia hanya berupaya bekerja semaksimal mungkin. Melaksanakan fungsi pengawasan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya sebagai legislator.

“Saya bekerja dan silahkan orang yang menilai,” katanya, Rabu (7/6).

Ia tak ingin menanggapi berlebihan berbagai penilaian miring kepadanya. Katanya, ia hanya ingin membuktikan kepada publik, kalau lembaga dewan harus konsisten memperjuangkan hak dan aspirasi rakyat.

Salah caranya turun langsung ke tengah masyarakat melihat masalah yang terjadi dan mendengar berbagai keluhan mereka dan menindaklanjutinya secara kelembagaan.

“Saya yakin tidak semua orang menilai begitu. Justru masyarakat kecil sangat mengapresiasi dan mengharapkan kehadiran pimpinan. Kalau ada orang bilang pencitraan sah-sah saja, tapi yang merasakan langsung adalah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, seorang pemimpin harus turun langsung dan membaur bersama warganya untuk menjawab kerinduan masyarakat. Jika ada anggapan miring, itu keliru karena masyarakat lebih butuh perhatian.

“Bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi yang utama kehadiran pimpinan untuk bersama-sama merasakan apa yang masyarakat rasakan,” katanya.

Sejak dilantik sebagai Ketua DPRD Merauke, 27 April 2017, Sirfefa gencar turun lapangan bertemu masyarakat dan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah instansi pemerintah dan pelayanan fasilitas umum, semisal rumah sakit dan lainnya. (Nuryani/Arjuna)

Post Comment