Masyarakat Lokal akan Diajarkan Membuat Pupuk Organik

Masyarakat Lokal akan Diajarkan Membuat Pupuk Organik

Ilustrasi Tanaman Padi

Metro Merauke – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, Papua, Edy Santosa menyatakan, pengembangan padi organik di kampung-kampung lokal di wilayah itu akan diawali pelatihan cara pembuatan pupuk organik padat dan cair.

Ia mengatakan, komposisi pembuatan pupuk organik tidaklah sulit. Hanya memanfaatkan bahan-bahan sekitar seperti kotoran sapi, jerami, batang jagung dan dedaunan.

“Bahan baku pupuk organik melimpah di kampung-kampung. Masyarakat akan kami akan ajarkan cara memproses bahan lokal menjadi pupuk,” katanya, Senin (29/5).

Menurutnya, pelatihan akan melibatkan Politeknik Yasanto Merauke untuk mendampingi masyarakat. Kini dinas pertanian setempat sedang menyusun jadwal kegiatan, lokasi, luasan, pengadaan sarana produksi, dan pelatihan pembuatan pupuk organik.

“Rencananya pelatihan pembuatan pupuk organik akan dimulai Juli hingga Desember 2017, sekaligus prakteknya di lapangan,” ujarnya.

Pemkab Merauke menargetkan menanam padi organik di lahan seluas 5.000 hektar yang tersebar di daerah pinggiran pantai, mulai dari Kampung Kondo, Waan, Tabonji dan Kimam.

“Setiap wilayah akan dibagi dalam dua musim tanam, karena musim gadu harus disesuaikan dengan curah hujan dan kadar air. Sisanya, menjelang musim tanam rendengan,” katanya.

Untuk mempercepat dan mensukseskan program ini lanjut dia, perlu sarana prasarana pendukung. Pemerintah pusat diharapkan dapat menfasilitasi peralatan tani berupa traktor dan lainnya.

Dinas Pertanian Merauke akan mengadakan menyiapkan hand traktor di kampung-kampung yang belum memiliki atau peralatannya masih minim. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement