Komitmen Pemkab Jayapura Berantas Miras Patut Dicontoh

Komitmen Pemkab Jayapura Berantas Miras Patut Dicontoh

Pemusnahan Miras di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Jumat (26/5/2017) - IST

Metro Merauke – Anggota Komisi I DPR Papua, komisi yang membidangi pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Laurenzus Kadepa menilai, komitmen Pemkab Jayapura memberantas peredaran minuman keras (miras) di wilayahnya patut dicontoh pemerintah daerah lain di Papua.

Ia mengatakan, dalam menertibkan peredaran miras, Pemkab Jayapura tidak main-main, bahkan melibatkan berbagai pihak terkait. Kerjasama antar stakeholder penting untuk mensukseskan kebijakan di daerah.

“Ini salah satu bentuk sikap seorang pemimpin, melaksanakan aturan yang sudah ada. Bupati Jayapura tidak banyak bicara, tapi lebih fokus pada tindakan. Tahun lalu meski menimbulkan pro kontra, beliau berani bersikap menutup lokalisasi Tanjung Elmo,” kata Kadepa via teleponnya, Minggu (28/5).

Menurutnya, selain serius dalam pemberantasan miras, beberapa program Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw juga dinilai berpihak kepada masyarakat. Salah satunya hal-hal yang memprioritaskan dan terkait dengan masyarakat adat.

“Beliau memperhatikan dan berupaya memproteksi apa yang menjadi hak-hak masyarakat adat. Saya pikir beliau berani dalam bertindak dan mengambil kebijakan. Ini layak menjadi contoh para bupati lainnya. ,” ujarnya.

Katanya, yang dibutuhkan dari seorang kepala daerah bukan hanya teori, tapi bukti. Pemimpin yang memiliki hati membangun daerah dan masyarakatnya, akan lebih sedikit bicara, banyak bertindak.

“Apa gunanya teori dan hanya bicara-bicara kalau tidak ada realisasinya. Itu sama saja hanya berusaha menyenangkan hati rakyat sesaat,” katanya.

Pekan lalu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw bersama pihak terkait lainnya melakukan pemusnahan ribuan botol miras berbagai jenis, narkoba dan sejumlah barang ilegal lainnya di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura, Jumat (26/5/2017).

Ribuan botol miras, narkoba dan sejumlah barang ilegal lainnya itu merupakan hasil sitaan otoritas Bandara Klas 1A Sentani selama enam bulan terakhir.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan, untuk menekan peredaran miras di wilayah pemerintahannya, sejak ia menjabat bupati lima tahun lalu, tidak lagi ada izin yang dikeluarkan kepada para pengusaha atau penjual miras.

Namun ia tak memungkiri, dalam pelaksanaannya ada yang masih menjual secara ilegal. Untuk mencegah hal itu, pihaknya terus mengintensifkan razia ke lokasi yang diduga menjual miras. (Arjuna)

Advertisement