Polres Merauke Larang Peredaran Petasan

Polres Merauke Larang Peredaran Petasan

Ilustrasi - http://images.solopos.com

Metro Merauke – Polres Merauke, Papua melarang peredaran dan penggunaan petasan atau mercon di wilayah hukumnya.

Kapolres Merauke, AKBP. Bahara Marpaung mengatakan, berdasarkan arahan dari Mabes Polri, bahan peledak jenis mercon atau petasan dilarang beredar dan digunakan masyarakat.

“Bahan peledak mesiu 20gram seperti jenis mercon sangat berbahaya. Selain mematikan, bunyi ledakannya sangat keras kalau dibakar. Kalau jenis kembang api diizinkan digunakan di masyarakat. Misalnya ketika memeriahkan momen hari besar keagamaan atau menyambut tahun baru,” katanya, AKBP. Bahara Marpaung, Jumat (26/5).

Menurutnya, semua pihak, termasuk masyarakat berperan dalam mengawasi peredaran atau penggunaan petasan di Kabupaten Merauke. Segera laporkan kepada pihak yang berwajib ketika menemukan peredarannya di masyarakat, agar ditangani dan diamankan.

“Jangan sampai ada orang dari daerah lain yang memasukkan mercon besar ke daerah kita. Entah itu lewat kapal laut dan tiba-tiba meledak,” ujarnya.

Katanya, semua pihak harus waspada mengantisipasi berbagai kemungkinan yang mengancam keselamatan. Warga Merauke diingatkan tidak mudah percaya dan tertarik pada barang-barang yang akan mengancam keselamatan diri dan sesama.

“Tidak mudah terprovokasi adanya isu yang berkembang di media sosial. Jika itu belum tentu kebenarannya, perlu diklarifikasi kembali untuk memastikan kebenarannya,” katanya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement