Operasi Matoa Dua Pekan, 408 Pelanggar Terjaring

Operasi Matoa Dua Pekan, 408 Pelanggar Terjaring

Kendaraan Roda Dua yang Terjaring Razia Sat Lantas Polres Merauke, Papua Dalam Operasi Patuh Matoa 2017

Metro Merauke – Operasi Patuh Matoa 2017 yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Merauke, Papua selama dua pekan (9-22 Mei 2017) berhasil menjaring sebanyak 408 pelanggar. Kebanyakan pelanggar adalah pelajar.

Kasat Lantas Polres Merauke, AKP. Andyka Aer mengatakan, ratusan pelanggar yang terjaring itu, menandakan kesadaran masyarakat Kabupaten Merauke mematuhi aturan berlalu lintas masih sangat minim.

“Kami melihat kesadaran masyarakat Merauke masih sangat kurang. Pelanggaran terbanyak, karena pengendara tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan dan kelengkapan kendaraan. Misalnya tidak ada spion dan pengendara roda dua tidak menggunakan helm,” katanya, Selasa (23/5).

Menurutnya, dengan proses E-Tilang, pelanggar dapat langsung membayar denda tilang baik tunai ke BRI, transfer ATM maupun sms banking.

“Seteleh selesai melunasi denda pembayaran tilang, pemilik kendaraan bisa mengambil kembali kendaraannya di Satuan Lantas Polres Merauke,” ujarnya.

Katanya, dalam kurun waktu yang sama, ditemukan tujuh kasus kecelakaan lalu lintas. Sebanyak tiga kasus diantaranya, korban meninggal dunia.

“Penyebabnya, kondisi jalan yang berlubang, banyak truk yang tidak layak jalan dan kurang hati-hati,” katanya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement